TPU Tegal Alur Jebol, Peziarah Serbu Pemakaman

AKURATNEWS - Pagi tadi, TPU Tegal Alur, Jakarta Barat (Jakbar) jebol oleh warga yang akan ziarah kubur.

Kericuhan sempat terjadi antara peziarah yang adu mulut dengan petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakbar.

Di antara warga yang protes, seorang pria berkeluh kesah. Dia heran karena pemakaman ditutup.

"Sekarang makam ditutup, lihat mal! Orang-orang pada makan, belanja, semua," kata pria berbaju hijau, Jumat (14/5) pagi.

Protes ini pun dibarengi suara klakson bersahutan. Petugas yang berada di lokasi mencoba menenangkan warga.

Peziarah juga sempat mendorong-dorong pagar masuk dan akhirnya bisa masuk ke TPU bersamaan dengan ambulans yang masuk ke TPU Tegal Alur.

Sejak Kamis (13/5), sejumlah TPU di Jakarta sebenarnya sudah diramaikan warga yang berziarah kubur.

Warga beramai-ramai datang melakukan ziarah kubur di TPU Menteng Pulo, TPU Utan Jati, dan TPU Tegal Alur. Namun sejumlah petugas sudah menghalangi peziarah yang akan datang.

TPU Menteng Pulo misalnya, sejak sekitar pukul 10.00 WIB sejumlah pengamanan dalam atau pamdal berjaga di pintu-pintu masuk. Setiap pintu dijaga 2-5 petugas.

Di pintu masuk Blok AAII Islam, terpantau dua petugas pamdal berjaga. Mereka menghalau warga yang hendak berziarah. Tampak salah seorang petugas membawa surat aturan yang menerangkan peniadaan ziarah selama Lebaran.

"Mohon maaf, ziarahnya ditiadakan dulu," kata salah seorang petugas.

Sementara itu, di akses lain ke TPU Menteng Pulo Blok II menuju arah Kuningan, petugas tampak memblokade jalan dengan meja dan papan. Terlihat spanduk imbauan peniadaan ziarah juga terpasang di akses masuk.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menutup TPU di Jakarta untuk kegiatan ziarah pada 12-16 Mei 2021. Peniadaan ziarah itu guna mengurangi mobilitas warga lintas wilayah selama Lebaran.

"Kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai ditiadakan tanggal 12 Mei sampai dengan hari minggu 16 Mei, seluruh pemakaman di Jabodetabek akan ditutup dari pengunjung untuk ziarah tetapi kegiatan untuk pemakaman sendiri berjalan di tempat-tempat pemakaman itu, nanti diatur oleh dinas yang mengelola pemakaman," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Senin (10/5).

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga