Transpark Juanda Bekasi Yakin Wabah Corona Tak Bakal Berlarut

Bekasi, Akuratnews.com - Merebaknya kasus virus Corona belakangan ini banyak dikhawatirkan pelaku ekonomi. Sejumlah ekonom menyebut, ekonomi dunia merasakan pula efek negatif wabah ini.

Lalu, bagaimana dengan bisnis properti, khususnya apartemen, apakah wabah virus corona berpotensi menahan minat pembeli?

"Wabah virus Corona beberapa waktu lalu disampaikan akan sedikit mempengaruhi perekonomian global dan nasional. Tapi saya lihat ini jangka pendek, sebentar lagi selesai, nggak akan berlarut-larut," ujar Direktur Marketing PT Transpark Properti, Fransiskus Afong di sela topping off Ruby Tower Transpark Juanda di Bekasi, Jumat (6/3).

Apalagi, lanjut Afong, yang ditawarkan Transpark Juanda Bekasi ini mampu memenuhi kebutuhan kelas menengah ke bawah, namun dengan kelengkapan sarana yang mumpuni.

Hal ini dibuktikan dengan penjualan Transpark Juanda Bekasi untuk tower pertama dan kedua yang sudah hampir habis. Hal ini, kata Afong tak lepas dari relaksasi kebijakan pemerintah di sektor properti dan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang diusung  Transpark Juanda Bekasi.

"Untuk tower pertama yakni Jade Tower bisa saya katakan sudah sold out," ujar Afong.

Sementara untuk tower kedua yakni Saphire Tower penjualannya sudah 90 persen. Sedangkan Ruby Tower yang hari ini dilakukan topping off sudah terjual 80 persen.

Menurutnya, Ruby Tower adalah tower terakhir yang ditawarkan untuk konsumen ritel. Khusus Emerald Tower yang saat ini penjualannya mencapai 40 persen kata dia, diperuntukkan bagi konsumen korporat.

Dia mengatakan, setiap tower rata-rata memiliki 700-800 unit. Namun untuk Emerald Tower ada sekitar 1.400 unit karena bentuknya huruf U. Untuk memudahkan penghuni ke unit, setiap tower dilengkapi lift yang cukup banyak.

"Jadi meski jumlah unitnya banyak, namun kami tetap mengedepankan kenyamanan penghuni," kata Afong.

Ia mengungkapkan, tingginya permintaan apartemen di Transpark Bekasi tak lepas dari sejumlah relaksasi pemerintah di sektor properti seperti tenor kredit pemilikan apartemen (KPA) yang lebih lama hingga 25 tahun serta penurunan uang muka yakni hanya 15 persen. Hal ini ditunjang kebijakan yang mendukung kawasan TOD.

"Hunian di TOD rata-rata tumbuh 20 persen per tahun dalam lima tahun terakhir," kata Afong.

Selain itu, Transpark Juanda Bekasi juga didukung konsep TOD dimana lokasi dan akses hunian yang terhubung langsung dengan LRT, Commuter Line, Halte TransJakarta,

Selain itu, superblok terintegrasi ini memiliki beragam fasilitas seperti Trans Studio, Transpark Mall, supermarket, cinema, waterpark, sky garden, sport center, perkantoran dan hotel berbintang.

"Untuk penyerahan unit tower pertama akan dilakukan pada akhir 2020 secara bertahap hingga Maret 2021," pungkas Afong.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga