TV MU Bantah Almarhum Dufi Pernah Liput Mobil Esemka

Jakarta, Akuratnews.com - Direksi TV Muhammadiyah (TV MU) resah dengan kabar yang mengaitkan kematian Abdullah Fithri Setiawan (Dufi) dengan investigasi tentang mobil Esemka.

Manajer sales TV MU, Maheso mengaku banyak mendapat pesan broadcast tentang Dufi yang bekerja sebagai sales marketing TV MU dengan disebutkan sempat meliput mobil Esemka.

"Padahal karyawan TV MU termasuk Dufi tidak pernah ditugaskan untuk itu" ujarnya. Selasa (20/11/2018).

Menurut Maheso, ada beberapa pihak yang sengaja memanfaatkan kematian Dufi secara tidak pantas di tahun politik sekarang ini.

Entah untuk mempromosikan mobil Esemka atau sebaliknya, menjatuhkan lawan politik dari pengusung program mobil Esemka.

Satu pesan broadcast yang diterima mengatakan "Mendiang Abdullah Fithri Setiawan - rahiimahulloh-adalah karyawan TV Muhammadiyah, yang meliput dalam tentang mobil Esemka dan kini dia - rahiimahulloh - dibunuh dengan sadisnya."

Maheso menyatakan terkejut melihat pesan itu dan membuatnya kebanjiran pertanyaan dari sesama karyawan TV MU maupun pihak lain. "Untuk menepis itu, Direksi TVMU segera mengeluarkan siaran pers," imbuhnya.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan TV MU, perrnyataan terkait Mobil Esemka dicantumkan di butir ke-6. Bunyinya "Selama ini redaksi TV MU tidak pernah menugaskan wartawan TV MU untuk menginvestigasi Mobil Esemka, termasuk almarhum Dufi".

Pada butir ke-5, TV MU juga menegaskan "Beliau tidak pernah ditugasi meliput berita, karena tugas dan tanggung jawab almarhum sebagai sales marketing. Jadi, beliau bukan wartawan TVMU."

Sebagaimana diketahui, TVMU sudah merilis 10 butir pernyataan tentang penemuan mayat dalam drum yang belakangan diketahui adalah Dufi. (Jar)

Penulis:

Baca Juga