Tya Subiakto Bikin Novel Family Drama ‘Panggil Aku Mama’

Lama tak muncul di panggung hiburan tanah air, Tya Subiakto hadir kembali dengan membuat novel family drama bertajuk 'Panggil Aku Mama'.

Jakarta, Akuratnews.com - Komposer, conductor, penata musik dan sutradara film Tya Subiakto memang sudah cukup lama tak terdengar kabarnya di panggung entertainment Indonesia.

Sejak terakhir kali menjadi penata musik untuk film Hafalan Shalat Delisa, perempuan 41 tqhun ini menghilang bak ditelan bumi.

Kini pendiri T & T Orkerstra ini comeback dengan karirnya di luar sebagai seorang film score yakni menggeluti dunia penulisan.

Tya mengaku banyak dibantu oleh sang suami Agyl Shahriar yang menikahinya 2019 lalu dalam penerbitan novel PAM ini.

"Gara-gara beliau aku jadi kepengen nulis. Karena setiap ada ide, dia bilang, sayang kamu tulis dengan kalimat kamu sendiri. Tiba-tiba begitu aku sodori, dia bilang bagus kok nulisnya. Dari situ aku udah mulai PD nulis." ujar Tya Subiakto melalui saluran telepon, Selasa (5/5/2020).

Tya menjelaskan kalau sebelumnya novel PAM ini adalah sebuah skenario yang berjudul 'Kapan Kamu Manggilku Mama'. Namun akhirnya Tya mengubahnya dengan judul yang lebih ringkas yakni 'Panggil Aku Mama'. Judul itu merupakan sumbangsih dari suami Tya.

"Ini memang ajaib. Aku awalnya nulis skenario dulu. Aku nulis di tengah perjalanan di kereta. Ini juga aku persembahkan buat film pertama mas Agyl. Tiba-tiba Covid-19 akhirnya aku ubah format yang awalnya skenario jadi novelisasi." ungkap penata musik film 'Bidadari Jakarta' ini.

Dalam Novel 'Panggil Aku Mama' ini Tya mengungkapkan bagaimana ide cerita ini muncul. Rupanya, idenya tak jauh dengan kehidupan pribadinya sebagai perempuan yang pernah menyandang status single parent.

"Novel ini tentang single parent dan kehidupan asmaranya. Yang banyak diangkat justru soal single parent dengan kehidupan poligaminya. Di kehidupan nyata, tingkat perceraian kan tinggi. Selain itu psikologis anak-anak kadang terabaikan. Ini yang jadi inspirasi aku bikin novel ini. Jarang family drama yang angkat tentang hubungan janda dengan duda." papar pemenang Penata Musik Terpuji untuk film "Ayat-Ayat Cinta" dalam ajang Festival Film Bandung ke-21 tahun 2008 silam ini.

Novel tersebut akan diterbitkan oleh Stiletto Indie Book, sebuah penerbitan yang memang dikhususkan bagi penulis perempuan.

Bulan Mei 2020 ini, naskahnya naik cetak. Dan preorder untuk novel PAM rencananya akan dimulai pada hari Rabu, 6 Mei 2020, di akun instagram @stiletto_indiebook.

Proses penulisan novel ini memakan waktu sekitar 3 bulan. Untuk editing naskahnya, ia percayakan kepada Oksand yang juga penulis indie. Dan cover buku PAM ia serahkan kepada sepupunya yang seorang ilustrator, Roosdy Fisher, dengan panduan Tya. Novel ini juga mendapatkan endorse dari produser Chand Parwez Servia.

Penulis: Alamsyah

Baca Juga