‘UMY Mengabdi’ Pasok Logistik Mahasiswa UMY Yang Masih Bertahan di Yogyakarta

Yogyakarta, Akuratnews.com - Kebijakan pelarangan kembali ke daerah asal atau mudik guna menghindari penyebaran virus Corona juga berdampak bagi sejumlah mahasiswa luar daerah yang tengah menimba ilmu di Yogyakarta.

Walau banyak juga mahasiswa yang sudah kembali ke daerah asal lantaran perkuliahan sudah dilakukan lewat online, namun tak sedikit pula yang tetap bertahan di kota Pelajar alias tak memilih kembali ke daerah asal lantaran kebijakan pemerintah tersebut.

Menyikapi hal ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) lewat program 'UMY Mengabdi' memberikan bantuan logistik bagi mahasiswanya yang masih tinggal di Yogyakarta.

Bantuan logistik ini dapat diakses usai mahasiswa mendaftarkan data diri melalui form yang akan dikirimkan oleh UMY ke aplikasi KRS online aktif mahasiswa. Pendaftarannya sendiri dimulai sejak 4-6 April 2020.

"Kami swasta, kami masih merasa kecil, jangan dilihat dari nominalnya, tapi lihatlah nilai empatinya. Pendidikan harus tetap berjalan," ujar Husni Amriyanto, dosen jurusan Hubungan Internasional (HI) UMY, Minggu (5/4).

Bagi yang sudah mendaftar, logistik dalam bentuk paket (sesuai kebutuhan yang diisi di form) dapat diambil di gerbang utama kampus UMY dengan cara memperlihatkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) aktif.

Penyedian logistiknya sendiri akan disesuaikan dengan jumlah pendaftar dan up date pengambilan logistik akan diumumkan kembali melalui media sosial resmi UMY di Instagram, Twitter dan Facebook.

Sebelumnya, UMY memberikan subsidi kuota internet gratis kepada seluruh mahasiswa aktif selama tiga bulan terhitung sejak Maret sampai dengan Mei 2020 sebesar Rp150 ribu setiap bulan.

"Bantuan ini disalurkan melalui skema pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester selanjutnya. Maka total potongan yang akan diberikan sebesar Rp 450.000," jelas Kepala Humas UMY, Hijriyah Oktaviani.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga