Covid 19

Unicorn Indonesia Beri Solusi Passive Income, di Tengah Krisis Keuangan dan PHK

Untuk bergabung dengan perusahaan yang berbasis di The Victoria Jakarta Barat yang dilengkapi dengan fasilitas training dan coaching dan memiliki akun IG @unicornnation.tech ini, masyarakat bisa mengubungi Unicorn Business Partner atau bisa menghubungi hotline 021-29200639. (Foto by Dokumentasi: instagram @unicornnation.tech)

“Teknologi ini sangat cocok atau pas di gunakan saat-saat seperti sekarang, dimana orang banyak bekerja dari rumah akibat wabah corona. Melalui teknologi ini, masyarakat tetap bisa melakukan transaksi atau bisnis di pasar keuangan nasional dan global dan tentunya bisa mendapatkan profit konsisten,” tandas Hans.

Sejak berdiri pada 2019 lalu, Hans mengklaim sudah ada ribuan member yang bergabung dan menggunakan aplikasi Unicorn, perusahaan yang memiliki tagline “Empowering Nation For A Better Life” ini. Ke depan, Hans bahkan berencana untuk memperluas jaringan bisnis ini ke Australia, China, dan Singapura.

“Unicorn telah mengadakan road show ke berbagai kota untuk memperkenalkan aplikasi ini kepada masyarakat luas sejak Februari 2020, sebelum kami launching di semester kedua tahun ini. Dari pantauan tim kami, masyarakat sangat antusias, karena setiap acara selalu over subscribed oleh para pendaftar,” tutur Hans.

Hans optimis, aplikasi ini dapat membantu memberdayakan manusia dengan teknologi agar memiliki kehidupan yang lebih baik. “Sudah banyak member kami yang sukses transisi dari bisnis konvensionalnya ke bisnis ini, bahkan di masa peceklik karena wabah corona seperti sekarang ini, mereka tetap mendapatkan income dari transaksi finansial lewat aplikasi Unicorn,” ujar dia.

“Selain go international, Unicorn berambisi mencetak 10.000 techpreneur setiap tahun baik di Indonesia maupun luar negeri, membuka cabang Entrepreneur Coaching Clinic di setiap propinsi dlm 3 tahun, dan menjadi perusahaan dengan evaluasi Unicorn dalam 5 tahun ke depan. Setelah wabah corona berakhir, kami yakin member yang sudah bergabung akan kebanjiran bonus dan reward karena sistem bisnis MLM sudah terbukti selalu ‘booming’ di saat perekonomian sedang pemulihan. Apalagi ini bisnis real dan nyata, bukan bisnis abal-abal,” papar Hans.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga