Ragam

Uniknya Sedotan dan Filter Kopi dari Bambu

Bandung, Akuratnews.com - Penggunaan sedotan stainless steel menjadi salah satu tren yang jamak ditemui belakangan ini. Khususnya bagi Anda yang sudah akrab dengan gerakan zero waste.

Sedotan berbahan dasar logam ini menggantikan fungsi sedotan plastik yang tidak ramah bagi lingkungan.

Kendati menjadi tren, penggunaan sedotan logam ini bukan tanpa masalah sama sekali.Faktanya, tak sedikit di antara penggunanya yang mengeluhkan material sedotan yang kurang nyaman bagi mulut dan gigi.

Sebagian orang menilai sdotan logam terasa dingin dan menimbulkan kesan 'ngilu' ketika terbentur dengan gigi.

Bagi Anda yang merasa memiliki masalah serupa, kini hal tersebut tak perlu dirisaukan lagi. Anda bisa menggunakan sedotan berbahan dasar bambu yang ramah bagi lingkungan sekaligus gigi Anda.

Terdapat sejumlah produsen lokal yang mengeluarkan produk alternatif ini, salah satunya adalah Alur Bamboo yang berbasis di Kota Bandung.

Ditemui dalam sebuah acara di kawasan Gedung Sate, Sabtu (13/7/2019), Arif Rahman selaku Owner Alur Bambu menuturkan kisah pembuatan sedotan berbahan dasar bambu tersebut.

Produksi sedotan bambu ini berawal dari niat Arif untuk mengampanyekan gerakan zero waste. Seluruh proses pembuatan sedotan bambu ini juga terbilang ramah lingkungan karena tak menggunakan unsur kimiawi dalam pembuatannya.

"Awalnya karena kita ingin mengampanyekan penggunaan bambu yang lebih ramah lingkungan. Kita enggak menggunakan bahan kimia dalam proses finishingnya. Semuanya natural aja, dari awalnya pohon kita tebang sampai diproses dan finishing," terangnya.

Bahan sedotan bambu tersebut menggunakan jenis bambu pilihan. Dalam hal ini, Arif menggunakan bambu jenis tamiang sebagai bahan dasar pembuatan sedotan. Bambu tamiang merupakan jenis bambu yang digunakan untuk membuat suling.

"Kita juga bekerjasama dengan beberapa LSM yang fokus di budidaya bambunya sendiri. Mereka yang menanam kita yang menjual. Tapi kita ada kontribusi juga kepada mereka," jelasnya.

Selain sedotan, Alur Bambu juga menjual berbagai produk lain yang berbahan dasar dari bambu. Produk-produk tersebut di antaranya nampan, sendok, garpu, keranjang, speaker handphone, tumbler atau termos minum, filter kopi hingga produk dekorasi rumah.

Mereka juga menerima pesanan custom dari para pelanggan. Filter kopi V60 yang tersedia, dibuat berbentuk kerucut dari anyaman bambu.

Berbeda dari kertas filter pada umumnya yang digunakan sekali pakai, filter kopi bambu ini dapat digunakan selama satu bulan tergantung intensitas pemakaian.

Arif juga mengklaim filter kopi bambu buatannya tidak berpengaruh pada rasa kopi yang disajikan. "Kalau menurut teman-teman saya yang memang pegiat kopi, rasa kopi yang dari filter ini enggak berubah meskipun ada sedikit aroma bambunya," ungkapnya.

Selain itu, Alur Bambu jiga terlibat dalam pembuatan beberapa artwork di sejumlah tempat, seperti kafe hingga pameran. Ke depan, Alur Bambu juga memiliki visi untuk bisa membuat dan mengolah ulang produk bambu yang mereka buat.

"Impian kita ke depan bisa benar-benar zero waste seluruhnya. Jadi sampai limbah produksi kita itu bisa digunakan lagi," katanya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga