Untuk Bersekolah, Warga Miskin Harapkan Bantuan Wali Kota Depok

Aksi turun ke jalan yang dilakukan sejumlah siswa miskin bersama DKR di Depok untuk dapat bersekolah pada tahun 2019 lalu.
Aksi turun ke jalan yang dilakukan sejumlah siswa miskin bersama DKR di Depok untuk dapat bersekolah pada tahun 2019 lalu.

AKURATNEWS.COM- Wali Kota Depok Mohamnad Idris diharapkan bisa memberikan solusi dan membantu sejumlah warga miskin yang ingin bersekolah dan kini kini masih berjuang setelah gagal lalui PPDB 2021.

Keluh kesah warga miskin untuk bisa tetap bersekolah itu disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Melalui Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), melayangkan surat resmi berisi informasi dan harapan agar sebagai pemimpin di Kota Depok, Idris tak membiarkan warganya yang miskin temui jalan buntu untuk bisa lanjut bersekolah.

"Kami mencoba menyurati Wali Kota Depok, Mohammad Idris dengan harapan beliau benar-benar peduli terhadap generasi penerus bangsa ini, terutama tidak membiarkan warganya ada yang tidak sekolah,” ujar Ketua DKR Roy Pangharapan, kepada Akuratnews.com, Senin, (19/7).

Roy mengatakan, sebelumnya para siswa miskin telah menempuh pelaksann PPDB melalui jalur afirmasi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) tapi gagal, lanjut lagi jalur zonasi gagal juga,

Padahal, masih kata Roy, setiap anak yang tinggal di Depok orang tuanya rutin membayar pajak di Depok. Apalagi sekarang sedang PPKM Darurat, harusnya mereka semua dimudahkan untuk mendapatkan sekolah.

"Secara pribadi kami, (DKR) pernah menghubungi pak Idris (Wali Kota Depok) via pesan Whatapp soal nasib warga miskin Depok yang terkendala untuk bisa mengenyam pendidikan di sekolah negeri tapi tak direspon", ujarnya.

Roy menuturkan, ada sebanyak 16 siswa miskin yang kini tengah diperjuangkan pihak DKR lantaran orang tua siswa merupakan bagian dari DKR Depok.

Dari 16 orang siswa tersebut, lanjut Roy, delapan siswa berharap bisa bersekolah di SMPN, lima siswa terkendala bisa bersekolah di SMAN dan tiga siswa lain bertujuan lanjutkan pendidikan di SMKN di Depok.

"Mereka adalah anak dari orang tua miskin, yang pantas untuk dibantu oleh Pemerintah, dan diantaranya ada anak yatim, ibu pembantu dan rumahnya pun ngontrak, punya kartu miksin KIS PBI", jelasnya.

Dalam isi surat yang dilayangkan pihak DKR kepada Wali Kota Depok tertulis penjelasan terkait latar belakang para siswa agar diketahui pimpinan Kota Depok.

"Perlu juga Bapak ketahui, mereka adalah anak dari orang tua miskin, yang pantas untuk dibantu oleh Pemerintah", tulis isi surat yang dilayangkan kepada Wali Kota Depok.

"Jangan biarkan anak anak Depok tidak bersekolah pak, mohon kiranya dengan segela kewenangan Bapak Walikota dapat membantu mereka", tambahnya.

Penulis:

Baca Juga