Untuk Mengetahui Pelaksanaan Tahapan Pilkada, Komisi II DPR RI Kunjungi Pemkab Sidoarjo

Wakil Ketua II Komisi II DPR RI, Arif Wibowo (pegang mikrofon), didampingi Wabup/pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin dan Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman saat memberikan penjelasan mengenai tujuan kunjungannya ke Pemkab Sidoarjo.
Wakil Ketua II Komisi II DPR RI, Arif Wibowo (pegang mikrofon), didampingi Wabup/pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin dan Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman saat memberikan penjelasan mengenai tujuan kunjungannya ke Pemkab Sidoarjo.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Komisi II DPR RI telah melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Kedatangannya, bertujuan untuk mengetahui kesiapan pelaksanaan tahapan jelang Pilkada Sidoarjo, 23 September 2020 mendatang.

Kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Arif Wibowo beserta rombongan itu diterima Wakil Bupati Sidoarjo/pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, didampingi Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf. M. Iswan Nusi, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo, H. M. Ainur Rahman, Ketua KPU Sidoarjo, M. Iskak dan Ketua Bawaslu Sidoarjo, Haidar Munjid, bertempat di Ruang Transit, Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Rabu (19/2/2020).

"Dalam kunjungan kerja spesifik ini, Komisi II ingin memastikan kesiapan pelaksanaan tahapan jelang Pilkada Sidoarjo. Kami harap berjalan dengan baik, serta Pilkada tahun ini dapat berlangsung demokratis dan transparan, tanpa diwarnai gejolak," kata Arif.

Ditambahkan Arif, pihaknya mau melihat langsung jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), perkembangan Naskah Perjanjian Hibah Derah (NPHD) berkaitan kucuran anggaran Pilkada dari Pemkab Sidoarjo kepada KPU Sidoarjo dan kesiapan pengamanan Pilkada.

Menanggapi tujuan kunjungan kerja Komisi II DPR RI itu, Wakil Bupati Sidoarjo/pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin menerangkan, masyarakat Sidoarjo sudah bersikap dewasa dalam menghadapi dinamika politik. Kenyataannya, beberapa kali Pilkada Sidoarjo terselenggara tanpa kendala.

"Kayaknya masyarakat Sidoarjo sudah cukup dewasa, setiap perhelatan politik Sidoarjo berlangsung aman, lancar, dan sukses. Ya, ini berkat kerjasama jajaran Forkopimda," ujarnya.

Kemudian, Ketua KPU Sidoarjo, M. Iskak menjelaskan, anggaran Pilkada dari Pemkab Sidoarjo sudah cair. Begitu halnya, mengenai DPT tidak ada masalah.

"Bahkan, awalnya dianggarkan Rp45 milyar, lalu jadi Rp75,9 milyar, karena ada surat dari Kementerian Keuangan RI soal tambahan honor ad-hoc Pilkada sudah beres. Terkait DPT, KPU memproyeksikan 1.460.991 pemilih dan jumlah TPS sebanyak 2.988 titik dengan asumsi 525 pemilih per TPS. Pemutakhiran daftar pemilih, kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sidoarjo. Ya, sampai hari ini belum ada masalah," tandasnya.

Baca Juga