Upaya Kepolisian Atasi Maraknya Curanmor di Bahodopi

Morowali, Akuratnews.com - Kepolisian Resort (Polres) Morowali Utara (Morut) dibawah kepemimpinan AKBP. Baguss Setiawan, SH, S.I.K berupaya mengatasi maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi diwilayah Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali dengan membentuk tim khusus untuk mengungkap tindak kejahatan yang meresahkan warga diwilayah tersebut.

Dari serangkaian penyilidikan, Tim yang dipimpin Kasat Reskirim AKP. Ferdinand E Numberi, S.I.K dan KBO Satreskrim Polres Morut selaku KA Timsus IPDA BAYU SENO AJI, S.Tr.K berhasil menangkap dua pelaku. Kedua pelaku tersebut, diantaranya berinisial AP (26) yang berperan sebagai eksekutor alias pemetik. AP juga merupakan residivis kasus curanmor.

"Selain AP, petugas juga menangkap pelaku H (9) yang bertugas mengendarai sepeda motor dalam setiap melakukan aksinya," kata AKBP Bagus Setiawan, SH, SIK.

Dari hasil interogasi petugas, tambahnya, kedua pelaku sudah 20 kali melakukan aksinya di wilayah Bahodopi dengan modus operandi pelaku adalah berkeliling dengan berboncengan sepeda motor. H bertindak sebagai pengemudi, sedangkan AP dibonceng, sambil mencari sepeda motor yang menjadi target pencurian.

"Adapun sepeda motor yang menjadi target pelaku adalah sepeda motor yang diparkir atau ditinggalkan sebentar oleh pemilik dengan kunci kontak ditinggalkan pemilik di sepeda motor. Ketika menemukan target, AP turun dan langsung mencuri sepeda motor tersebut dan langsung dibawa pergi," ujarnya.

Kemudian sepeda motor curian, lanjutnya, dijual diwilayah Kendari Sulawesi Tenggara. Hasil penjualan sepeda motor tersebut, dibagi dan digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari. Aksi pencurian umunya dilakukan disana hari, danvterakhir sebelum tertangkap pelaku melakukan pencurian sepeda motor Yamaha NMAX di desa Fatufia, 13 September 2019.

Setelah mencuri, sambungnya, sepeda motor tersebut diparkir disebuah pekarangan rumah masyarakat di Desa Fatufia bersama dengan sepeda motor Yamaha Mio M3 yang juga dicuri para pelaku pada tanggal 13 September 2019 di desa Keurea Kecamatan Bahodopi Morowali.

"Dari kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, 1 unit Sepeda motor Yamaha Mio M3 warna putih biru, 1 Unit speda motor Yamaha NMAX , warna hitam dan 1 unit sepeda motor Suzuki Nex warna hijau," ungkap Kapolres.

Tidak sampai disitu saja, petugas kembali menginterogasi pelaku untuk menemukan barang bukti lain, namun saat dilakukan pengembangan AP yang merupakan Residivis mencoba melarikan diri dan melawan petugas. Sehingga petugas menghadiahkan AP dengan timah panas. Dan kini kasus keduanya ditangani Satreskrim Polres Morowali Utara.

Penulis: Wardi Bania
Editor: Redaksi

Baca Juga