Ustadz Iwan Adi Sucipto Minta Maaf Telah Adu Domba TNI-POLRI

Jakarta, Akuratnews.com - Ustadz Iwan Adi Sucipto (49) meminta maaf atas isi video yang telah menjadi viral dan meresahkan di masyarakat. Selasa (14/5).

Dalam permintaan maafnya, Ust Iwan menyadari bahwa apa yang dilakukannya hanyalah sebuah kebodohan dari berbagai informasi Hoax yang ia serap dan tanpa terlebih dahulu mencari kebenarannya.

Kepada institusi TNI-Polri, Ust Iwan juga memohon maaf atas pernyataannya yang mengadu domba dua institusi keamanan negara, Ust Iwan menyadari bahwa TNI-Polri ada untuk rakyat dan rakyat harus mencintainya.

Selain itu, Ust Iwan justru mengakui bahwa dirinya banyak mendapat pembelajaran bagaimana menjadi seorang Ustad yang baik dan mengayomi selama pemeriksaan di Mapolres Cirebon.

Berikut adalah isi permintaan maaf yang disampaikan Ustad Iwan Adi Sucipto dalam video berdurasi 1 menit 13 detik yang viral di media sosial.

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Kepada seluruh rakyat Indonesia kami cintai. Ada pernyataan yang tidak tepat yang saya lakukan di medsos. Yang pertama pernyataan kapolri, saya mohon maaf kepada kapolri apabila ada kata-kata saya kurang tepat memahami kaiatan apa yang bapak sampaikan tatkala upacara untuk pengamanan pemilu. Kedua berkaitan dengan TNI-polri. Saya tidak ada niat mengadu domba, mohon dimaafkan atas kekeliruan dan kesalahan saya. Mudah-mudahan kita tetap bersatu bahwa TNI-Polri adalah mencintai rakyat dan membela rakyat. Dan yang ketiga saya mohon maaf sebagai ustaz tidak boleh mendoakan siapapun orang apabila mendoakan yang buruk atau sesuatu yang tidak tepat sebagai ustaz.

Saya terimakasih kepada seluruh teman-teman yang ada di Polres Cirebon, yang telah memberikan hal-hal positif untuk diri saya. Sehingga saya belajar lebih baik menjadi ustaz yang betul-betul memberikan ketentraman kedamaian, kesejukan bagi masyarakat Indonesia dan sekitarnya.

Terimakasih banyak, mohon dimaafkan lahir batin. Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Saat ini Ust Iwan Adi Sucipto masih berstatus tersangka atas perbuatan melawan hukum dan dijerat dengan pelanggaran UU ITE. (dk/akuratnews).

Penulis:

Baca Juga