Ustadz Maheer Tutup Usia di Rutan Mabes Polri

Jakarta, Akuratnews.com - Kabar duka datang dari tersangka kasus ujaran kebencian, Maheer At Thuwailibi atau dikenal dengan Ustadz Maheer. Ia meninggal di Rutan Mabes Polri, Senin (8/2) malam.

Maheer tutup usia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati, Jakarta Timur sejak akhir Januari 2021 karena sakit.

"Ya.. Ustadz Maheer Thuailibi meninggal dunia di rutan Mabes Polri beberapa menit lalu, semoga husnul khotimah," ujar kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar kepada wartawan, Senin (8/2) malam.

Aziz menjelaskan, sebelum meninggal Maheer sakit cukup parah, mulai sakit kulit hingga buang air terus menerus hingga harus menggunakan popok. Namun setelah dibantarkan, Maheer dikembalikan lagi ke sel Bareskrim Mabes Polri walau kondisinya belum sembuh.

"Mungkin nggak ditangani dengan baik," kata Aziz.

Ia mengaku khawatir dengan kondisi Rizieq Shihab yang juga dalam masa penahanan dan sempat pernah dikabarkan sakit.

Seperti diketahui, Ustadz Maheer ditahan di Bareskrim Polri sejak 4 Desember 2020. Lelaki yang bernama asli Soni Eranata ini ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di rumahnya di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 3 Desember 2020 pukul 04.00 WIB.

Ustadz Maaher disangka melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga