Viral Hina Ma’ruf Amin, Ja’far Shodiq Dijemput Polisi

Jakarta, Akuratnews.com - Akhirnya, Mabes Polri lewat Direktorat Tindak Pidana Siber Polri menjemput Ja'far Shodiq bin Sholeh Alattas di kediamannya, Kamis (5/12) dini hari.

Shodiq disangkakan menghina Wakil Presiden, Ma'ruf Amin dalam video ceramahnya yang beredar baru-baru ini.

Disaksikan Ketua RT setempat, Witutu, polisi mendatangi rumah Ja'far Shodiq di Jalan Tipar Tengah Mekarsari, Cimanggis, Depok sekira pukul 23.30 WIB

Ja'far Shodiq langsung dibawa ke Mabes Polri pukul 01.00 WIB, Kamis. Dia ditemani salah seorang sanak saudaranya.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Habib Ja'far Shodiq bin Sholeh Alattas menghina Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat ceramah. Video ceramah itu diunggah di laman berbagi video oleh akun Chanel habib ja'far shodiq bin sholeh alattas.

Pada video yang diunggah pada 30 November 2019 tersebut, Ja'far mengisahkan riwayat murid Nabi Musa AS yang diubah jadi binatang lantaran menjual agama demi duniawi. Di video yang berdurasi kurang dari dua menit tersebut, Ja'far bertanya kepada para umat dan menyinggung Ma'ruf.

"Maka kalau ada zaman ustadz-ustadz sekarang andai kata ada ustadz-ustadz bayaran, ada ustadz-ustadz target yang di zaman Nabi Muhammad SAW, hidup di zaman Nabi Musa AS sudah berubah menjadi seekor babi,” ujar Jafar.

“Berarti ustadz-ustadz bayaran apa? (Dijawab jemaah: babi). Apa? (babi). Apa? (babi). Saya tanya Maruf Amin babi bukan? (Dijawab jemaah: babi). Babi bukan? (babi),” kata Jafar.

Wapres Ma'ruf Amin sendiri mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut. Sebab hal itu terjadi pada saat pilpres 2019. Namun dia berpesan agar tidak diulangi kembali.

"Oleh karena itu supaya tidak diulangi lagilah yang seperti itu," kata Ma'ruf di Istana Wapres, Rabu (4/12).

Dia pun tidak mau ambil pusing. Dan tidak akan melaporkan Ja'far ke dalam proses hukum. Dia pun memilih untuk memaafkan Ja'far atas ucapannya.

"Oh tidak (tak dilaporkan ke polisi), mudah-mudahan tentu dia bisa menyadari saja dan mengubah cara bernarasi, jangan menyampaikan pesan-pesan (seperti itu), agar lebih baik," uja Ma'ruf Amin.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga