Wabup Subandi: Pulihkan Ekonomi, Dibutuhkan Peran Semua Pihak

Tampak, Wabup Sidoarjo, Subandi, disaksikan Menaker, Ida Fauziyah (2 dari kanan) saat menandatangani komitmen gotong-royong Kemnaker bersama KADIN, Apindo dan Konfederasi SP/SB yang digelar Kemnaker.  
Tampak, Wabup Sidoarjo, Subandi, disaksikan Menaker, Ida Fauziyah (2 dari kanan) saat menandatangani komitmen gotong-royong Kemnaker bersama KADIN, Apindo dan Konfederasi SP/SB yang digelar Kemnaker.  

AKURATNEWS - Pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Namun, dibutuhkan peran kolaborasi semua pihak. Termasuk, para pengusaha dan pekerja/buruh.

Harapan itu dikemukakan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi saat menghadiri acara penandatanganan komitmen gotong-royong Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) bersama jajaran pengurus KADIN, Apindo dan Konfederasi SP/SB Jatim, bertempat di Aula Museum Mpu Tantular, Sidoarjo, Kamis (5/8/2021).

"Pemulihan ekonomi di masa pandemi saat ini tidak bisa hanya dipikul oleh pemerintah saja, tapi harus dilakukan bersama. Termasuk, para pengusaha dan pekerja/buruh. Agar tercipta iklim ketenagakerjaan yang kondusif, aman dan nyaman. Kami sangat bersyukur di Sidoarjo masih relatif stabil," kata Wabup Subandi.

Kendati begitu, dia pun tak memungkiri bila kondisi pandemi selama ini amat berpengaruh terhadap tatanan kehidupan sosial, tak terkecuali masalah  ketenagakerjaan di Sidoarjo.

"Banyak warga Sidoarjo yang kehilangan pekerjaan, sehingga menambah angka pengangguran terbuka hingga mencapai 10,97 persen dan tertinggi di Jawa Timur. Selain itu, terdapat sejumlah perusahaan di Sidoarjo yang hengkang dan tutup," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah selaku pihak penyelenggara acara menuturkan, kondisi ketenagakerjaan di Indonesia sempat terpuruk, akibat dampak pandemi Covid-19. Namun, berkat kerja keras pemerintah bersama seluruh stakeholder bangsa membuahkan hasil. Terbukti, jumlah angka pengangguran lambat laun dapat ditekan.

"Menurut data Agustus 2020, jumlah pengangguran terhitung 9,7 juta orang dan 29 juta orang terdampak. Alhamdulillah, Februari 2021, pengangguran berkurang, turun jadi 8,7 juta orang dan 19 juta orang terdampak," jelasnya.

Kemudian, Menaker Ida Fauziyah meminta para pengusaha dan pekerja/buruh agar tetap bersemangat, optimis dan bergandeng tangan menghadapi kondisi pandemi ini.

"Kita pikul bersama, berani hadapi tantangan untuk menatap masa depan lebih baik," ajaknya.***

Penulis: Wachid Yulianto

Baca Juga