Waduh, Pemotongan Dana Bansos Tunai Terjadi Lagi di Kota Depok

Ilustrasi dana bansos tunai
Ilustrasi dana bansos tunai

AKURATNEWS.COM- Penyaluran dana bantuan sosial (bansos) tunai di Kota Depok, Jawa Barat kembali terjadi pemotongan sejumlah dana. Sebelumnya hal serupa terjadi di Beji Depok.

Pemotongan dana bansos tunai dari pemerintah, kali ini terjadi pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah RT 01 RW 03 Jatijajar Tapos Depok.

Tak tanggung-tangung, besaran potongan angkanya mencapai Rp.100 ribu dari nilai bansos tunai Rp.600 ribu.

"Kalau potonganya sebesar Rp.100 ribu. Kabarnya potongan dikumpulin buat nanti batuan yang seandainya ada yang positif Covid-19 dan Isoman", ungkap Adit warga Jatijajar, Tapos Depok Sabtu,(31/7).

Dia mengatakan, warga justru mengetahui kalau dana dari potongan bansos tidak langsung dimanfaatkan warga lainya. Karena setelah diselidik yang Isoman justru sama sekali tidak dapat bantuan.

"Malah warga diminta patungan lagi buat bantu yg isoman. Jadi sempat rame komentar di grup whatapps warga soal potongan dana bansos itu" kata Adit kepada Akuratnews.com.

Dia melanjutkan, kalau dana nya sempat mau dikembalikan juga dari RT karena mulai ramai jadi bahasan lantaran sebelumnya juga warga belum pernah merasa pernah ada musyawarah soal potongan dana bansos.

"Jadi dikasih tahunya pas mau terima bansos", ujar Adit.

Informasi itu ternyata membuat warga Jatijajar lainya geram. Fajar, warga Jatijajar menunjukan rasa geram.

Dia juga mengimbau agar kejadian pemotongan dana bansos diungkap. "Naikin aja biar pada kapok", tandasnya.

Sementara itu, Ketua RW 03 Endarto mengatakan bahwa dirinya belum tahu kalau telah terjadi pemotongan dana bansos di wilayahnya.

"Sejauh ini tidak ada kejadian itu (pemotongan dana bansos). Saya belum tahu dan justru baru dapat info ini", ujarnya saat dihubungi melalui telepon selular.

Endarto menyebutkan untuk di wilayah RW 03 ada sebanyak 300 lebih warga yang tercatat sebagai penerima bansos. Namun, dirinya masih belum tahu soal adanya pemotongan dana bansos tersebut.

"Nanti saya akan langsung coba cek di lapangan soal kebenaran informasi itu karena memang belum tahu kalau terjadi pemotongan dana bansos", tutupnya.

Penyaluran dana bansos tunai di Kota Depok sebelumnya juga terjadi di wilayah Beji, Depok. Kejadian itu bahkan sempat vilar di medsos bahkan sempat ditangani pihak Polrestro Depok.

Akhirnya, pemotongan dana bansos senilai Rp.50 ribu per orang itu berujung pada pemeriksaan Ketua RW 05 dan beberapa warga di Beji, Depok oleh pihak Reskrim Polrestro Depok.

Kini, potongan dana bansos sebesar Rp. 11,55 juta yang awalnya dukabarkan akan digunakan untuk perbaikan ambulan dan lainya itu telah sepenuhnya dikembalikan kepada para KPM.

Penulis:

Baca Juga