Wakapolri Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Jakarta, Akuratnews.com - Diduga melanggar Maklumat Kapolri, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, Rizki Irwansyah melaporkan Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri, Senin (13/4).

Pelaporan dilakukan karena Komjen Gatot dianggap telah melanggar kode etik sebagai anggota Polri dan juga tidak mengindahkan Maklumat Kapolri Nomor 2/III/2020 lantaran menghadiri undangan pesta pernikahan mantan Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana di Hotel Mulia, Jakarta pada 21 Maret 2020 lalu.

Padahal, berdasarkan Maklumat Kapolri, ditengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat dilarang untuk berkumpul dan membuat kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.

"Hari ini, kita telah datang ke Divisi Propam Mabes Polri, untuk melaporkan tindakan Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy, karena jelas telah melanggar kode etik sebagai anggota Polri dan juga tidak mengindahkan Maklumat Kapolri Nomor 2/III/2020," kata Rizki usai membuat laporan di Gedung Sentra Pelayanan Propam Mabes Polri, Jakarta, Senin (13/4).

Berdasarkan Surat Penerimaan Surat Pengaduan Propam bernomor:SPSP2/971/IV/2020/BAGYANDUN tertanggal 13 April 2020, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dilaporkan atas kasus dugaan pelanggaran kode etik terkait tidak mengindahkan Maklumat Kapolri perihal penanganan Covid-19.

Rizki berharap laporan yang dilayangkan ke Propam ini ditindak lanjuti secara serius.

"Jadi, kalau menurut keterangan anggota Polri yang tadi melayani laporan kami, nanti surat ini akan ditindak lanjuti dalam waktu 25 hari lagi. Kita lihat saja langkah Propam ini, bila tidak ada tindak lanjut, kami akan menempuh dengan cara kami sendiri, yakni dengan cara-cara mahasiswa," kata Rizki.

Sebelumnya, Komisioner Kompolnas, Andrea Poeloengan menyatakan, Komjen Pol Gatot Eddy seharusnya juga mendapat sanksi disiplin.

“Tidak hanya Kapolsek saja yang kena sanksi kode etik atau disiplin, tetapi seluruh anggota atau pejabat Polri yang hadir wajib diperiksa Propam," kata Andrea.

Ia mengungkapkan, alasan mereka wajib diperiksa terkait kode etik dan disiplin oleh Propam karena telah melanggar perintah Kapolri Jenderal Pol Idham Azis yang dituangkan lewat maklumat.

Dia menilai, perintah yang ada dalam Maklumat Kapolri tersebut bukanlah sembarangan karena merupakan perpanjangan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Seperti diketahui sebelumnya Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menjadi salah satu tamu undangan yang hadir di pesta pernikahan mantan Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, 21 Maret 2020 lalu.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga