Wakil Kepala BSSN Lantik Pejabat Struktural Baru

Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), lrjen Pol Drs. Dharma Pongrekun (kiri) bersama Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Resiko Pemerintah, Kolonel Lek Akhmad Toha (kanan) seusai pelantikan.

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), lrjen Pol Drs. Dharma Pongrekun, melantik Kolonel Lek Akhmad Toha sebagai Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Resiko Pemerintah pada Deputi Bidang ldentiflkasi dan Deteksi BSSN, Rabu (28/8/2019) di Auditorium Roebiono Kertopati, BSSN.

Pelantikan Kolonel Lek Akhmad Toha ini berdasarkan Keputusan Kepala BSSN Nomor 331 Tahun 2019.

Wakil Kepala BSSN mengatakan, penugasan personil atau rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam suatu dinamika birokrasi, sebagai upaya penyesuaian yang berkesinambungan terhadap perubahan lingkungan strategis dan kebutuhan organisasi.

"Personil diharapkan dapat menyesuaikan dengan lingkungan BSSN dan memulai tugas baru dengan inovasi dan terobosan-terobosan demi kemajuan BSSN," kata Dharma.

Ia mengungkapkan, bahwa pemanfaatan tekonologi informasi dan komunikasi melalui pembangunan Iayanan e-government di seluruh instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah berkembang dengan pesat.

"Sektor pemerintahan menjadi bagian penting yang harus dilindungi baik secara infrastruktur teknologi, maupun dalam hal informasinya. Hal ini dikarenakan Iayanan e-government merupakan salah satu Iayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan salah satu sektor sebagai target serangan siber tertinggi," ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi dan sinergi perlu dijalin BSSN, mengingat jumlah instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah (provinsi, kabupaten/kota) yang sangat banyak dengan tingkat kematangan keamanan siber yang bervariasi.

"Melaiui Direktorat Identiflkasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Pemerintah, diharapkan BSSN dapat membangun kerjasama dan sinergi dengan kementerian atauIembaga pemerintah non kementerian dan
instansi lainnya demi mendukung keamanan siber di sektor pemerintahan," pungkasnya.

Penulis: Yandi Permana
Editor:Redaksi

Baca Juga