Wakil Ketua Komisi VI DPR Sesalkan Pencopotan Dirut Pertamina

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Inaz Nasrullah Zubir

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Inaz Nasrullah Zubir, menilai Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS) Pertamina memberhentikan Dirut Pertamina Dwi Sutjipto yang digantikan Yenni Andayani sebagai Pelaksana Tugas ( Plt) Direktur Utama Pertamina menjadi pertanyaan besar.

"Kalau rapat umum pemegang saham pada tgl 20 Oktober 2016 yang lalu menimbulkan tanda tanya besar, ada apakah gerangan?," kata Inas kepada Akuratnews.com, Senin (6/2/2017) malam.

Politisi Hanura ini mengaku, kinerja perusahaan sejak dipimpin oleh Dwi Soetjipto justru menunjukan peningkatan yang signifikan.

"Apakah penunjukan Ahmad Bambang terkait dengan ditolaknya Crude Mesla sarir, dimana kemudian Glencore di banned oleh Dwi utk sementara waktu tidak disertakan dlm tender? Nah ini perlu juga diselidiki," jelasnya.

Dia menduga pada intinya, penunjukan Amad Bambang sebagai Wadirut bertujuan menggoyang posis Dwi Sutjipto sebagai Dirut Pertamina

Seperti diketahui, sebelumnya Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS) Pertamina memberhentikan Dirut Pertamina Dwi Sutjipto yang digantikan Yenni Andayani sebagai Plt Direktur Utama Pertamina.Yenni saat ini menjabat sebagai Direktur Energi Baru Terbarukan ( EBT) Pertamina.

Menteri BUMN Rini Soemarno mencopot Direktur Utama PT Pertamina ( Persero) Dwi Soetjipto .Kemudian untuk menggantikan posisi Dwi sebagai Dirut PT Pertamina, Rini menunjuk  Direktur Energi Baru Terbarukan ( EBT) Pertamina Yenni Andayani.

Selain menggantikan Dwi Soetjipto Dirut PT Pertamina ,Rini juga mengganti Wakil Dirut PT Pertamina , Ahmad Bambang, namun belum ada penggantinya dalam posisi tersebut.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan ,Jasa Survey ,Jasa Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo mengatakan, penunjukan Yenni sebagai Plt Dirur Pertamina ditentunkan setelah penyerahan Surat Keputusan ( SK) pemberhentian Dirut dan Wakil Dirut Pertamina yang diberhentikan oleh Menteri BUMN.

Gatot menyebutkan, permasalahan yang memicu pencopotan Dirut dan Wadirut, Pertamina, adalah akibat ketidakharmonisan dalam memimpin Pertamina.

" Jadi persoalan ledership yang ada di Pertamina," kata dia beberapa waktu lalu. (Agus)

Penulis:

Baca Juga