Wali Kota Depok Ralat Soal Jumlah dan kronologi Warganya Terpapar Varian Omicron

Wali Kota Depok Mohammad Idris
Wali Kota Depok Mohammad Idris

AKURATNEWS- Wali Kota Depok Mohammad Idris meralat keterangan sebelumnya soal jumlah dan kronologi warganya yang terpapar Covid-19 varian Omicron.

Awalnya disebutkan Idris ada enam orang, satu diantaranya usai berpergian dari Cisarua Puncak, Bogor.

Namun setelahnya Idris mengklarifikasi pernyataan awalnya tersebut. Dari enam orang, kini diketahui hanya ada empat warganya yang terpapar varian Omicron

"Perlu saya klarifikasi, sebelumnya memang saya mendapatkan informasi ada dua, ternyata yang dua itu yang tadi saya informasikan juga pada saat apel, ternyata itu kasus yang sama ini sebenarnya ada empat kasus bukan enam kasus," kata Idris, Senin, (10/1).

Idris juga meralat keteranganya soal salah satu keluarga yang pulang rekreasi di Puncak, Bogor melainkan usai melakukan perjalanan dari Jawa Timur menggunakan kereta api.

Dikatakan Idris, pada saat di Depok salah satu orang yang terpapar Omicron menularkan kepada yang lainya merupakan neneknya. "Pulang ternyata terpapar Covid-19 dan terdeteksi ternyata Omicron dan neneknya tertular dari cucunya,” kata dia.

Kedua orang tersebut, lanjut Idris, sudah kembali ke Jakarta dan di Kota Depok memiliki rumah untuk singgah. Lalu untuk kasus yang berikutnya sudah menjalani isolasi dan telah dinyatakan sembuh.

"Sekarang sudah di Jakarta kembali dan dinyatakan sembuh keduanya,” jelasnya.

Sementara, pada dua orang lainya yang juga terpapar Omicron pertama terdeteksi pada warga Kota Depok yang pulang dari luar negeri. Namun sesampainya di Indonesia, langsung menjalani isolasi di Jakarta.

"Pulang dari luar negeri tapi langsung di isolasi tidak masuk ke Kota Depok,” ujar Idris.

Sedang, masih kata Idris, untuk warga yang berikutnya terdeteksi berasal dari Kota Depok yang bekerja kembali ke luar negeri. Sesampainya di negara tersebut terdeteksi dan menjalani penanganan di negara tujuan.

"Jadi, posisi orang tersebut ada di luar negeri karena memang terdeteksi Omicron-nya di luar negeri yang sebelumnya memang sempat pulang cuti,” jelasnya.

Diketahui, untuk mengantisipasi lonjakan Omicron di wilayah Depok, pihak Pemkot akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Walikota perihal pengetatan protokol kesehatan.

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga