Bursa Saham

Aksi Beli Kembali Mendorong Bursa Saham Naik

Jakarta, Akuratnews.com - Bursa saham AS di Wall Street dalam perdagangan di hari Selasa (14/05) melonjak dan mendapatkan kembali momentum yang hilang menyusul aksi jual tajam di sesi sebelumnya. Para investor kembali melakukan aksi beli dengan menimbang adanya dampak dari meningkatnya perang dagang antara AS – China.

Kenaikan indek didukung setelah AS-China akan terus melanjutkan negoisasi perdagangan sehingga memberikan harapan optimis bagi tercapainya kesepakatan. Trump menegaskan bahwa AS masih berada dalam “posisi yang jauh lebih baik sekarang daripada kesepakatan apa pun yang bisa kami buat,” ia mencatat bahwa “miliaran dolar” akan kembali ke AS.

Saham Boeing dan Apple masing-masing naik 1.9% dan 1.7%, sementara Caterpillar naik 2.1%. Saham sektor perbankan juga naik secara luas. Saham Citigroup, Bank of America dan J.P. Morgan Chase naik lebih dari 1.5% sementara saham Wells Fargo naik 0.9%. Saham Microsoft naik 1,7% yang mendorong kenaikan harga saham di sektor sektor teknologi. Cisco Systems akhirnya naik 1,7%.

Sementara dalam perdagangan di bursa saham Asia, Indek Hangseng turun setelah tutup karena hari libur nasional. Pelemahan Hangseng terjadi setelah Beijing menaikkan tarif atas beberapa barang dari AS sebagai balasan atas keputusan AS yang meningkatkan bea impor produk Cina. Saham Tencent turun lebih dari 2.5%.

Bursa Tokyo beranjak naik dimana Indek Nikkei pulih setelah mengalami tekanan aksi jual yang cukup berat pada sesi sebelumnya seiring meningkatnya eskalasi perang dagang AS-China yang menimbulkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Pelemahan Yen sebagai asset safe-haven disebabkan dari aksi investor yang kembali memilih asset beresiko dan dolar AS setelah AS-China dikabarkan akan melanjutkan kembali negoisasi perdagangan.

Di Bursa saham Seoul, indek KOSPI tergelincir menyusul pelemahan bursa saham Asia lainnya. Namun naiknya sejumlah saham teknologi membatasi pelemahan Kospi lebih lanjut. Saham SK Hynix naik 1.5%. (HQM)

Penulis: Lukman Haqeem

Baca Juga