Wapres Ma’ruf Amin Resmikan Hari Rempah Nasional 2021

Wapres RI KH. Ma’ruf Amin saat peresmian Hari Rempah Nasional 2021, Medan, Jumat [10/12]. (Dok Setpres)

AKURATNEWS – Menyambut Kedatangan Wapres RI di Bandara Silangit, dalam kunjungan meresmikan Hari Rempah Nasional (HRN) dan Indonesian Spicies Forum & Pameran Business Expo (ISFBE)  2021, Kapoldasu  beserta Forkopimda menjemput kedatangan Wapres RI Bapak KH. Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin di Bandara Internasional Silangit dan langsung menuju Parapat melalui jalan darat, Jumat (10/12)

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi.sebagai Juru bicara Polda Sumut ini mengungkapkan dalam kunjungan kerjanya di Sumatera Utara Wapres Ma’ruf Amin menghadiri dan membuka Acara Hari Rempah Nasional ( HRN ) dan Indonesian Spicies Forum & Pameran Business Expo (ISFBE) di Niagara Hotel Lake Toba & Resort, di Parapat,Sebanyak 1.784 personel gabungan TNI Maupun  Polri disiagakan.

Dimana para petani, pengusaha, UMKM, dan pengolah rempah dalam satu forum bisnis yang konkret,dan meningkatkan ekonomi nasional melalui perniagaan rempah baik di Indonesia maupun mancanegara.dimana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut selaku tuan rumah acara ini bekerja sama dengan Kementan RI, Kadin Sumut dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) mengusung tema “Rebut Kembali Kejayaan Rempah Indonesia”. Acara ini akan berlangsung selama dua hari dari Tanggal 10 hingga 12 Desember 2021.

Dorong Penguatan Ekspor Produk Perkebunan dan Rempah Indonesia

Saat ini pemerintah terus mendorong peningkatan ekspor sektor pertanian untuk mewujudkan keunggulan agribisnis Indonesia dan kesejahteraan petani.salah satu yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta mendukung peningkatan daya saing pertanian di pasar global.

Dimana Danau Toba merupakan kawasan pusat penghasil berbagai tanaman rempah dan komoditas primadona ekspor Sumatera Utara. Hal ini selaras dengan arahan Bapak Presiden Jokowi untuk mewujudkan kesejahteraan petani dan keunggulan agribisnis Indonesia,” kata Wapres Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat membuka peringatan Hari Perkebunan Nasional ke 64 dan sekaligus melaunching Hari Rempah Nasional yang dihelat di kawasan Danau Toba.

Wapres menekankan peringatan Hari Perkebunan Nasional dapat menjadi tonggak sejarah perjuangan kebangkitan sektor perkebunan serta ikut andil memberikan sumbangsih bagi perekonomian, khususnya menggairahkan devisa negara dari ekspor hasil perkebunan.

Wapres akui perlu adanya komitmen, motivasi, kreativitas dan partisipasi dari seluruh stakeholeder perkebunan baik pemerintah, swasta maupun masyarat mengambil peran dalam meningkatkan ekspor perkebunan.

Kita dorong industri pengolahan dan daya saing untuk tingkatkan volume ekspornya. Kita ingin secepatnya keluar dari negara pengekspor bahan mentah saja,” terangnya.

Wapres menambahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan khususnya rempah, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan agar secepatanya melakukan berbagai upaya, menerapkan sistem perdagangan internasional yang terbuka hingga membangun berbagai prasarana dan sarana penunjang untuk proses produksi, distribusi dan logistik untuk meningkatkan aktivitas ekspor. Negara penghasil rempah di dunia, dengan adanya kegiatan ini ditargetkan masuk diperingkat ke 3 atau 2 dunia.

Kehadiran Bapak Wakil Presiden, produksi rempah kita naik ke urutan 3 atau 2 terbesar di dunia. Sebab, perkebunan dan pertanian kita secara umum punya keunggulan. Hal ini terbukti, selama masa pandemi Covid-19, hanya sektor pertanian yang mampu bertahan dan tumbuh positif,” paparnya.

peringatan ini menjadi momentum bersama untuk menyusun strategi pengoptimalan ekspor komoditi perkebunan di era revolusi industri 4.0. untuk itu seluruh stakeholder perkebunan harus bersinergi dan membangun akselerasi,

Menurutnya program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang saat ini sedang dijalankan dapat ikut mendorong pengembangan komoditas-komoditas Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing Perkebunan.

Baca Juga