Warga Desa Maralee Tenggelam di Sungai Laa Tadaku Jaya, Ini Kronologisnya

Morowali, Akuratnews.com - Salah seorang warga desa Maralee, bernama Rio (17) dilaporkan tenggelam di Sungai Laa, di desa Tadaku Jaya Kecamatan Petasia Barat Kabupaten Morowali Utara, pada pukul 15:00 wita, Rabu, (11/09/2019).

Kapolsek Petasia, Iptu. Lasida, SH, MH, Kamis, (12/09/2019), kepada wartawan media ini menyampaikan kronologis kejadian tenggelamnya korban. "Kemarin sekitar pukul 08:00 wita, korban bersama tiga orang rekannya, yakni Rudianto Tunggele, Lexi dan Rolan pergi memancing di sungai laa di desa Tadaku Jaya," kata Kapolsek.

Kemudian, tambahnya, sekitar pukul 15.00 wita, korban pulang terlebih dahulu berdasarkan pengakuan ketiga teman memancingnya. Akan tetapi, tepat di pinggiran sungai Laa, saat korban hendak menyebrang, tidak mendapati parahu yang akan di pakai untuk menyebrang. Sehingga, korban menyebrangi sungai dengan cara berenang.

Disaat korban sedang menyebrangi sungai Laa dengan cara berenang memang sempat dilihat saksi bernama Sapri dan istrinya Andi Novita yang saat itu sedang menanam jagung di kebun mereka. Meski sempat melihat korban berenang, namun saksi Sapri tidak melihat korban tenggelam," tutur Kapolsek Petasia.

Berselang 30 menit kemudian, lanjutnya, datang Rahman Dg. Tailli pergi menuju pinggiran sungai Laa untuk mengecek suara teriakan orang meminta tolong. Tetapi, Rahman Dg. Talli hanya menemukan pakaian yang di duga milik dari orang yang berteriak meminta pertolongan.

Selanjutanya, Rahman Dg. Talli menemui Sapri sedang menanam jagung di kebunnya dengan maksud menanyakan apakah Sapri tidak mendengar suara teriakan orang meminta pertolongan.

"Sapri menjawab bahwa, Ia tidak mendengar suara teriakan orang meminta tolang, karena saat menanam jagung sedang memutar musik menggunak HP. Hanya saja, Sapri menyampaikan kepada Rahman Dg. Talli, bahwa Ia melihat seorang laki-laki sedang berenang menyebrangi sungai," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Lasida, kondisi terakhir sampai saat ini masih di lakukan pencarian masyarakat, Unsur TNI, Polri, Basarnas. "Hingga saat ini korban, Rio belum di temukan," pungkasnya.

Penulis: Wardi Bania
Editor: Redaksi

Baca Juga