Keluar Masuk DKI Jakarta

Warga Jabodetabek Tak Perlu SIKM Saat Idul Fitri

Ilustrasi Mudik Lebaran 2021
Ilustrasi Mudik Lebaran 2021

AKURATNEWS - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyatakan melarang kegiatan mudik di wilayah aglomerasi. Namun, kebijakan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dikecualikan untuk warga yang tinggal di wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra mengatakan, masyarakat yang berada dalam kawasan aglomerasi Jabodetabek tidak perlu memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) untuk keluar masuk wilayah DKI Jakarta.

"Warga Jabodetabek tidak perlu SIKM ketika hendak melakukan perjalanan non mudik keluar/masuk wilayah DKI Jakarta," kata Benni melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu 9 Mei 2021.

Menurutnya, kebijakan tanpa SIKM ini hanya berlaku bagi kendaraan pelayanan logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak.

Seperti bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit atau meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan.

Hal tersebut, disampaikan merespons banyaknya warga yang mengajukan permohonan SIKM dalam perjalanan di kawasan aglomerasi.

Dia menjelaskan, sesuai dengan peraturan yang dibuat oleh pemerintah pusat, perjalanan untuk bekerja atau perjalanan dinas termasuk salah satu pengecualian pelarangan perjalanan orang.

Tetapi, dia menegaskan dalam perjalanan mudik, tetap dilarang sesuai dengan aturan yang sudah diterbitkan pemerintah pusat.

"Kebijakan ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk melindungi segenap warganya dari risiko peningkatan laju penularan Covid-19," ucapnya.

Dia berharap, masyarakat bijak untuk mengajukan SIKM sesuai dengan kebutuhan mendesak bukan karena keinginan mudik. Sebab, masih banyak warga yang mengajukan SIKM untuk keperluan mudik Lebaran.

"Masih banyak yang mengajukan untuk keperluan mudik," kata Benni.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya resmi melarang kegiatan mudik di wilayah aglomerasi. Yakni meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemprov DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, kebijakan larangan mudik di wilayah aglomerasi sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

Pelarangan ini juga berlaku pada periode 6-17 Mei 2021 seperti larangan mudik dari pemerintah pusat.***

Penulis: Redaksi

Baca Juga