Warga Kelola Hutan Negara, Wabup Sinjai Minta Dilestarikan

Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong (AKAR) menyerahkan bibit dan penanaman pohon usai membuka sosialisasi pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKM) dan peraturan perundang-undangan bidang kehutanan. /Ashari/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong (AKAR) membuka sosialisasi pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKM) dan peraturan perundang-undangan bidang kehutanan di Aula Kantor Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Senin (12/7/2021).

Andi Kartini mengatakan, sehubungan dengan terbitnya izin HKM, harus disikapi dengan pengetahuan pengelolaan yang baik oleh masyarakat Desa Bonto.

"Hutan negara di Desa Bonto kini bisa digunakan pemanfaatannya untuk memberdayakan masyarakat setempat, namun pengelolaannya harus disikapi dengan baik," ungkapnya.

Lanjut dijelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat setempat adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat untuk mendapatkan manfaat sumber daya hutan secara optimal dan adil melalui pengembangan kapasitas dan pemberian akses dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Masyarakat Desa Bonto harus paham dulu, seperti apa pemanfaatan hutan negara. Jangan sampai karena menganggap sudah ada izin, lalu masyarakat berbuat semaunya saja di hutan," jelasnya.

Olehnya itu, kata Andi Kartini, diminta kepada masyarakat harus mengikuti sosialisasi dengan serius, agar bisa paham dan tidak salah langkah dalam pengelolaan HKM nantinya.

Perempuan yang baru saja terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sinjai ini mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian hutan, meskipun nantinya dikelola oleh masyarakat.

"Pengelolaan yang baik oleh warga, maka kelestarian lingkungan terjaga, dan kesejahteraan masyarakat pun tercapai," pintanya.

Dalam kesempatan ini, Andi Kartini juga melakukan penanaman pohon di Halaman Kantor Desa Bonto. Turut hadir Kepala KPH Jeneberang II Sulsel.

Penulis: Ashari

Baca Juga