Warga Resah, Parkiran Liar di Kota Ruteng Tak Diurus!

Sejumlah Truk Ekpedisi diamankan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai. Foto:Ist.

Akuratnews-Warga Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, mengaku resah dengan parkiran liar. Terlihat di lokasi Mobil Ekspedisi diamankan oleh Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai, Jumaat (23/09/22).

Warga Kelurahan Mbaumuku yang namanya tidak dimediakan mengungkapkan parkiran liar saat ini mengganggu akses lalu lintas dan bisa membahayakan para pengguna jalan lain, seperti pengendara roda empat, terlebih khusus pengendara roda dua.

Menurutnya, bahwa pihaknya pernah berulang-ulang memperbaiki drainase didepan rumahnya, namun tidak lama rusak lagi karena beratnya mobil truck ekspedisi pengangkut barang tersebut. Dan pada saat menurunkan atau menaikan barang ke mobil ekspedisi pada malam hari, warga sekitar merasa terganggu dengan ribut dari para sopir dan kernek yang sedang melakukan aktifitas mereka.

“Dulu kami sudah perbaiki drainase depan rumah, datang saja ini mobil ekspedisi lalu lalang, dan drainase yang sudah diperbaiki hancur lagi, dan pada malam hari pada saat mereka menurunkan atau menaikan barang, kami sangat merasa terganggu dengan ributnya sopir-sopir. Dan kami sudah pernah tegur bosnya, namun tidak direspon," tulis sumber itu melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Jumat (23/09/2022) pagi.

Menanggapi hal itu di lokasi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Umum, Agustinus Dalur kepada media ini mengatakan, Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai sudah mengeluarkan surat resmi kepada pemilik kendaraan angkutan barang untuk tidak melakukan parkir di tepi jalan umum. Pemilik kendaraan diwajibkan agar kendaraan angkutan barang harus parkir di gudang masing-masing supaya tidak mengganggu pengguna jalan lainya.

"Semua kendaraan angkutan barang dan sejenisnya seperti mobil ekspedisi dilarang parkir di tepi jalan umum, mereka harus parkir di Gudang. Ini kami sudah sampaikan melalui surat resmi juga,” ujar Agustinus Dalur

Ia juga mengatakan, apa bila pihak Dinas Perhubungan masih melihat kendaraan yang parkir di tepi jalan umum, maka dinas akan mengambil sikap yang tegas dan memberikan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.***

Penulis: Aristo Waku

Baca Juga