Berita Sidoarjo

Warga Sidoarjo Keluhkan PPDB, Membingungkan Katanya

Bukti form calon peserta didik baru yang dinyatakan tidak lolos masuk SMP Negeri 6 Sidoarjo. (Wachid Yulianto/Akuratnews.com)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Tahun ini, penerimaan peserta didik baru (PPDB) sistem zonasi di Kabupaten Sidoarjo dikeluhkan masyarakat, karena membingungkan.

Ada dua calon peserta didik baru, bertempat tinggal dalam satu komplek perumahan dan bersebelahan. Nah, keduanya memutuskan untuk masuk ke SMP Negeri yang sama, karena lokasi sekolah itu dinilai paling dekat dengan tempat tinggal mereka. Namun anehnya, satu calon peserta didik itu diterima, satu lagi tidak, lo koq?

Demikian dialami Ani, seorang ibu yang berdomisili di Perumahan Bluru Kidul, Sidoarjo. Dia mendaftarkan anaknya di SMP Negeri 6 Sidoarjo, karena jarak rumah dengan sekolah ini terbilang sekitar 500-an meter. Lalu, tetangga sebelah rumah dia, juga memasukkan anaknya di sekolah yang sama.

"Anehnya, anak tetangga sebelah rumah saya diterima, sedangkan anak saya tidak lolos. Sebagai orangtua, jujur, saya bingung, karena pihak sekolah tak memberikan alasan yang jelas," keluh Ani pada Akuratnews.com pekan lalu.

Namun disayangkan, ketika Akuratnews.com akan mengkonfirmasikan permasalahan tersebut pada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo, Asrofi, sejak Senin hingga Jumat (17 - 21/6/2019), keberadaan dia bagai hilang ditelan bumi. Bahkan, dihubungi via telepon selulernya pun tidak aktif.

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga