Warganya Laka Laut di NTT, Begini Perhatian Bupati ASA

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Drs. Budiaman. /Ashari/AKURATNEWS
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Drs. Budiaman. /Ashari/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Kecelakaan laut yang menimpa tiga kapal nelayan asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan di Perairan Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi perhatian Bupati Andi Seto Asapa (ASA).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai pada prinsipnya tetap memberikan perhatian setiap musibah yang dialami masyarakatnya, dimana Bapak Bupati Sinjai senantiasa mengedepankan upaya penyelamatan.

"Alhamdulillah pada prinsipnya tetap menjadi perhatian Bapak Bupati, meski laka laut yang terjadi di NTT itu adalah diluar wilayah kita. Tentunya yang kita bangun saat ini adalah koordinasi dan komunikasi. Beliau (Bupati ASA-red) menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban dan memerintahkan untuk segera melakukan upaya penyelematan," ucapnya, Rabu (7/4/2021).

Lanjut dikatakan Budiaman bahwa seperti diketahui bersama, dengan terputusnya jaringan komunikasi ke lokasi kejadian, itu menyulitkan untuk mendapatkan informasi yang update, namun setelah sejak diterimanya informasi laka laut tersebut, seluruh instansi terkait dalam lingkup Pemkab Sinjai telah bergerak menggunakan linknya masing-masing.

"Kami dari badan bencana Sinjai berkoordinasi dengan badan bencana setempat beserta Basarnas untuk meminta informasi, khususnya terkait rencana penyelamatan dan alhamdulillah dalam 1x24 jam telah tersambung dengan mereka," jelasnya.

Budiaman mengaku bahwa dari informasi yang dapatkan, dari tiga kapal yang mengalami laka laut itu, ada dua hancur dihantam ombak, dan satu mengalami rusak ringan.

"Ketiga kapal ini berjumlah 13 orang ABK, namun 3 orang diantaranya tersisa belum ditemukan. 3 orang inilah hingga sekarang masih terus dicari oleh Basarnas setempat. Mudah-mudahan dapat ditemukan dalam kondisi selamat, itu harapan kita," harapnya.

"Insya Allah dalam perkembangan berikutnya ini, melalui Dinas Sosial yang telah membangun komunikasi, akan merencanakan pemulangan mereka yang telah ditemukan hingga hari ini," tambahnya.

Seperti diketahui, tiga kapal nelayan Sinjai tenggelam akibat hantaman ombak atas Badai Seroja yang terjadi di Perairan Pulau Rajua, Kecamatan Rajua, Kabupaten Sawu, NTT pada Senin petang (5/4/2021).

Berikut Tiga Kapal Nelayan Sinjai beserta ABKnya:

1. KM Cahaya Rezki 77 (Rezki, Reza, Taufik, dan Saleh).
2. KM Brasil 77 (Amiruddin, Saiful, Ifar, Abd. Majid).
3. KM Bulukamase 05 (Ambo Tuo, Kamri, A. Muh. Kasri, Ansar, dan Syahrul Amin).***

Penulis: Ashari

Baca Juga