Waspada, Airsoft Gun Ternyata Masuk Kategori Senjata Api!

Depok, Akuratnews.com - Airsoft Gun mempunyai sejarah yang sangat panjang. Benda ini mulai didesain dan dipasarkan di Amerika Serikat sekitar 40 tahun yang lalu oleh pabrik senjata. Airsoft digambarkan sebagai cara baru dalam penggunaan senjata. Sebagai ganti dari airgun yang didesain untuk berburu, Airsoft gun dibuat murni untuk permainan. Airsoft dibuat untuk orang yang menyukai latihan sasaran tembak ataupun berlatih dengan teman.

Ketika orang memahami jika fungsi dan manfaat Airsoft Gun sebatas untuk permainan, justru saat ini dikatakan benda tersebut masuk dalam kategori senjata api. Karena itu, agar terhindar dari penyalahgunaan, maka penggunaan Airsoft Gun harus tetap berpegang pada aturan yang telah ditetapkan yakni dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2018.

Terkait hal itu, Ketua Klub Airsoft Gun Semar (Senang Main Airsoft Gun) Depok, Jawa Barat, Fikri Maulana mengatakan bahwa Airsoft Gun boleh digunakan namun tetapi harus taat pada aturan yang telah ditetapkan.

"Kita sebagai penggemar Airsoft Gun tentu harus taat pada aturan yang telah ditetapkan yakni yang ada dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2018. Jadi Airsoft Gun masuk dalam katagori senjata api." ujar Fikri Maulana, usai melaksanakan Sosialisasi dan  Bakti Sosial di Panti Asuhan Da'rul Ilmi, Depok, Sabtu (8/8/2020).

Beri Donasi Kepada Anak Yatim Piatu

Usai menjelaskan bagaimana sebaiknya menggunakan Airsoft Gun, Fikri Maulana bersama Klub Airsoft Gun Semar juga memberikan donasi kepada anak anak yatim piatu di Panti Asuhan Da'rul Ilmi. Bantuan berupa lemari pakaian, uang tunai, dan APD Covid19.

"Alhamdulillah, dimasa pandemi ini kita tidak terputus untuk melaksanakan silaturahmi dan  bakti sosial dengan anak anak di Panti Asuhan, sekaligus sosialisasi terkait dengan pemggunaan Airsoft Gun dan klub klub yang biasa menggunakan Airsoft Gun atau penghobby Airsoft Gun," katanya.

Sosialisasi Airsoft Gun

Dalam kesempatan itu, Fikri Maulana bersama Klub Airsoft Gun Semar juga melakukan sosialisasi Airsoft Gun yang bertemakan "Silaturahmi dan Pembinaan Anggota Club Airsoft Gun SEMAR Untuk Menunjang Tugas Tugas Polri Dalam Menciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif".

Fikri Maulana mengatakan jika kegiatan positif ini merupakan upaya kordinatif dengan pihak terkait terhadap penggunaan senjata replika mainan alat olahraga berupa Airsoft Gun. Terlebih tentunya terkait dengan maraknya atau banyaknya penyalahgunaan Airsoft Gun di masyarakat, belakangan ini.

"Jadi kita berkordinasi dengan Polda Metro Jaya, sosialisasi tentang Perkap Nomor 5 Tahun 2018. Juga tentang aturan peng-graviran di unit Airsoft Gun. Tujuannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan kepada Klub Airsoft Gun diwakilkan oleh Club Airsoftgun Semar Depok, Jawa Barat," jelas Fikri Maulana.

"Harapannya, kegiatan seperti ini ditingkatkan kembali supaya masyarakat yang lainnya yang belum mengenal itu tidak jadi awam tentang Airsoft Gun. Jadi kita berusaha juga mensosialisasikan kepada masyarakat yang bukan pengguna untuk tahu. Kontinuitas seperti itu dibutuhkan sehingga masyarakat tahu dan keamanan serta  ketertiban tetap terjaga, dan sekaligus meminimalisir penyalahgunaan." tutup Fikri Maulana.

Penulis: Redaksi

Baca Juga