Webinar Kominfo dan DPR RI Angkat Tema “Peranan Orang Tua Dalam Perkembangan Anak Di Era Digital”.

AKURATNEWS.COM-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online yakni Literasi Digital dengan mengusung tema: “Peranan Orang Tua Dalam Perkembangan Anak Di Era Digital”.

Dalam seminar Literasi Digital ini, terdapat tiga narasumber yang berkompeten pada bidangnya, yaitu  Drs. HM. Syaiful Bahri Ansori, MP yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RIM,  Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI serta mengundang  Rifqil Hakim, M.Sn selaku Dosen INAIFAS Kencong Jember.

Seminar Literasi Digital yang diselenggarakan pada hari Kamis, 16 Juni 2022 melalui platform zoom meeting  ini merupakan inisiasi yang di dukung oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Beberapa tujuan diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat.

Salain itu juga memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. Seminar ini terdiri dari beberapa sesi, yaitu sesi pembukaan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan sesi penutup.

Sesi pemaparan diawali oleh pengantar dari Drs. HM. Syaiful Bahri Ansori, MP, Dalam paparanya Syaiful Bahri Ansori menjelaskan,

"Perkembangan teknologi ini sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari dan harus dihadapi bersama. Saat ini sudah banyak anak-anak yang melek digital dan memberikan dampak yang cukup signifikan maka diperlukan perhatian dari para orang tua dalam penggunaan gadget.  Peranan orang tua dalam era digital ini sangat diperlukan karena masyarakat saat ini harus mengetahui perkembangan teknologi ataupun platform media social sangat pesat dan para orang tua fungsinya untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terlalu diserap oleh mereka. Orang tua juga harus pandai menyaring informasi yang baik dan benar yang ada di media social atau platform-platform lainm," jelas Syaiful Bahri pada Kamis (18/0622).

Semuel Abrijani Pangerapan, B.Scm alam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa, sebagaimana yang telah diketahui bersama, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja.

"Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegaskan kita sedang menghadapi era disubsi teknologi. Untuk mengahadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerjasama kita dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia. Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi. Kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumber daya manusia" papar Samuel.

Tampil sebagai narasumber terakhir  Rifqil Halim menjelaskan bahwa, Perkembangan Teknologi telah mengubah cara anak-anak kita berinteraksi satu sama lain dan dunia.

"Meskipun ada manfaat bagi anak-anak yang menggunakan teknologi, seperti penggunaan aplikasi pendidikan, namun terdapat juga efek efek negatif dari penggunaan perangkat digital yang sudah banyak dibuktikan oleh penelitian-penelitian yang diteliti pada ilmuan. Ada beberapa tips parenting di era digital yang disampaikan beliau yaitu yang pertama mendidik anak pentingnya interaksi di dunia nyata (Real-Life Interaction) bahwa para orang tua harus memahami bahwa tidak ada teknologi digital yang dapat menggantikan interaksi sosial secara langsung," papar Rifqi.

Lebih lanjut Rifqi Halim menambahkan, " Yang kedua berikan batasan yang Jelas yaitu bagaimana Mengatur waktu-waktu penting ketika anak dapat menggunakan perangkat teknologi. Yang ketiga pertimbangkan usia untuk memperkenalkan teknologi yaitu orang tua harus mempertimbangkan penggunaan teknologi digital oleh anak sesuai dengan tahapan usia mereka. Yang keempat berinteraksi dengan anak ketika menggunakan teknologi yaitu sewaktu anak bermain di perangkat mereka, duduklah bersama mereka. Yang kelima yaitu menjadi murid dimana terkadang perlu menyisihkan waktu untuk memungkinkan anak-anak mengajari sesuatu yang baru. Anak-anak terkenal terpesona oleh berbagai mata pelajaran. Temukan sesuatu yang mereka sukai dan investasikan waktu untuk itu. Hal ini akan membantu mereka mendapatkan kepercayaan diri dari waktu ke waktu." tambah Rifqi.

Setelah paparan materi dari ketiga narasumber, moderator membuka sesi tanya jawab. Para peserta sangat antusias dalam memberikan pertanyaan. Dari 210 peserta, terdapat 8 (delapan) pertanyaan yang terpilih.

Sesi diskusi berjalan interaktif antara narasumber dan peserta. Para peserta yang bertanya juga mendapat doorprizes. Setelah selesai sesi diskusi, moderator mengembalikan acara kepada MC. MC memberikan plakat kepada para narasumber secara online sebagai simbolis ucapan terima kasih. Diakhir acara juga dilakukan foto bersama dengan seluruh peserta dan pukul 12.00 WIB acara resmi ditutup oleh MC. Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan literasi digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia.

Penulis: Irish
Editor: Redaksi

Baca Juga