oleh

WICSF 2018 Dorong Perekonomian Indonesia

Jakarta, Akuratnews.com – Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya menyambut baik kehadiran event Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF) yang ketiga kalinya pada tahun 2018 ini. Ia berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan guna menggairahkan sektor pariwisata yang sedang bertumbuh.

“Acara tahunan WICSF 2018 merupakan sebuah ajang menarik yang dipetakan secara strategis guna mendorong perekonomian, menaikkan angka transaksi kuliner belanja yang memberikan kontribusi kepada sektor pariwisata,” ujarnya dalam acara Jumpa Pers WICSF 2018 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Pada tahun ini, gelaran event Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival terdapat 150 pusat perbelanjaan ikut andil yang digelar serentak di 12 provinsi antara lain Jakarta, Pekanbaru, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Timur.

Menurut Arief, Jumlah pusat perbelanjaan ini mengalami kenaikan dari tahun ke tahun dimana pada 2016 ada 85 pusat perbelanjaan, lalu naik jadi 104 mall di 2017.

“Rata-rata 1 mall itu transaksi Rp1,3 triliun dalam 1 bulan per mall selama pelaksanaan WICS. Di 2016 terdapat kenaikan 42%, lalu di 2017 naik 63% karena jumlah mallnya juga naik sehingga transaksinya juga naik. Tahun ini kami yakin transaksi naik 80% sehingga kalau dihitung total bisa Rp250 triliun transaksi dari event ini,” imbuhnya

WCISF ini dinilai sangat tepat dalam menumbuhkan perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan, banyak wisatawan mancanegara atau domestik yang menyusun agenda perjalanan yang fokus kepada wisata kuliner dan wisata belanja.

“Kedepannya, khusus belanja perlu dimasukan program sinergi online dan offline sehingga dapat meningkatkan nilai transaksi secara signifikan,” tuturnya.

WICSF 2018 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) ini, berlangsung selama sebulan penuh. Mulai dari tanggal 27 September 2018 hingga tanggal 27 Oktober 2018, masyarakat Indonesia dapat menikmati aneka ragam kuliner khas daerah sekaligus berbelanja barang keperluan gaya hidup dengan berbagai tawaran diskon spektakuler.

Dalam acara yang sama, Ketua Umum DPP APPBI A. Stefanus Ridwan S. mengatakan, WICSF 2018 bertujuan untuk mendorong reputasi negara Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia terpadu yang menarik, dengan fokus pada wisata belanja gaya hidup dan kuliner.

“Dengan menghadirkan WICSF 2018, ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkenalkan negara ini sebagai destinasi belanja kelas dunia yang kaya budaya,” tukasnya.

Stefanus menjelaskan lebih lanjut, Indonesia kaya akan ajang promosi dan festival belanja gaya hidup nasional yang diharapkan dapat mendorong angka transaksi, kunjungan, serta popularitas Indonesia sebagai destinasi pariwisata domestik dan mancanegara.

Selain itu ia juga berharap, WICSF 2018 dapat menjual pengalaman belanja dan kuliner menarik sambil mendukung perkembangan UMKM serta memberikan kesempatan bagi UMKM memperkenalkan produknya secara lebih luas.

“WICSF 2018 menjadi wadah dan roda dalam memperkenalkan ragam pusat belanja Indonesia dan memposisikan mereka sebagai destinasi wisata belanja. WICSF 2018 juga menyajikan kuliner pilihan khas Indonesia sehingga wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara, dan pengunjung pusat belanja dapat merasakan nikmatnya cita rasa Indonesia yang unik dan beragam,” tuturnya. (Rhm/yp)

Komentar

News Feed