Wujudkan Generasi Sehat, TPID Bener Meriah Gelar Pelatihan Cegah Stunting

Bener Meriah, Akuratnews.com -Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID), Kec. Bukit, Kab. Bener Meriah melaksanakan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) bagi Kader Pembangunan Manusia (KPM), yang diikuti oleh 40 kepala Desa dan kader desa yang ada di kecamatan Bukit Bener Meriah.

Pelatihan dilaksanakan selama 1 hari penuh, di Aula Desa Uring Kec. Bukit. Pelatihan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemampuan KPM desa.

"Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas KPM adalah upaya untuk mendukung prioritas penggunaan dana desa pada pelayanan sosial dasar seperti kualitas kesehatan masyarakat dan pendidikan anak usia dini, yang merupakan bagian penting dari kerja membangun desa seusai Visi dan Misi desa masing-masing." kata Ketua Panitia Irham, Selasa (29/10/2019).

Menurut dia, Pelatihan KPM ini juga bagian dari rangkaian rencana kerja tindaklanjut dari program inovasi desa sesuai dengan Permendes no.4 tahun 2019 tentang program inovasi desa TA 2019.

"Tujuan terpentingnya adalah pencegahan Stunting menjadi sesuatu yang sangat penting kita laksanakan agar nantinya kita dapat mewujudkan generasi cerdas (GSC), yang merupakan modal dasar bagi desa-desa dalam kegiatan desa membangun." kata Irham.

Selain itu, peningkatan kapasitas KPM yang dilaksanakan ini dapat memberikan gambaran dan langkah-langkah kerja dalam mendukung dan melaksanakan kegiatan program sosial dasar sehingga terwujud dalam RKPDesa dan APBDes 2020 seusai skala prioritas.

Sementara itu, dalam arahannya Dinas DPMK, Sudirman selaku Kabid ketahanan mukim dan Desa, mengatakan kegiatan pelatihan PSDM ini berkaitan dengan program inovasi desa yang merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk mewujudkan agenda nawacita dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2015-2019.

"PID dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas desa seusai UUD no. 6 tahun 2014 tentang desa dengan mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas," ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini juga salah satu dari misi Bupati Bener Meriah dalam program inovasi desa di dalam penanganan stunting.

Secara terpisah ketua PKK Bener Meriah Nikmah Sarkawi saat diwawancarai Akuratnews.com, selesai pembukaan mengatakan" Stunting merupakan kondisi gawat darurat nasional dan Stunting merupakan kondisi kerdil yang di sebabkan oleh gizi buruk.

"Kita berharap apa yang sudah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan RI No. HK. 02.02/Menkes/52/2015 tentang rencana strategis kementerian kesehatan tahun 2015-2019 salah satu butirnya adalah mendukung desa untuk mengalokasikan dana desa minimal 10% untuk UKBM. Jadi jangan ada lagi desa yang bertanya-tanya dan kaku didalam penganggaran dana desa untuk kegiatan tersebut," sebutnya.

"Kita berharap agar para peserta dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan yang di dapat hari ini untuk dikembangkan didesanya masing-masing dan dengan harapan angka Stunting dapat berkurang." tambahnya.

Selain memberikan pelatihan, para narasumber juga melakukan praktek dalam pencegahan Stunting juga melakukan simulasi pendataan terhadap ibu hamil dan anak sehat. (*)

Baca Juga