Yahya Cholil Staquf Resmi Jadi Anggota Wantimpres

Jakarta, Akuratnews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik KH Yahya Cholil Staquf menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres),Kamis (31/5/2018).

Yahya sendiri akan mengisi posisi sebagai anggota Watimpres yang ditinggalkan oleh KH Hasyim Muzadi yang meninggal pada 2017. Yahya sendiri merupakan Katib 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Acara pelantikan itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden RI ke-4 Megawati Soekarno Putri, sejumlah anggota Watimpres yang lain seperti Agum Gumelar, Sri Adiningsih, Abdul Malik Fadjar, Jan Darmadi dan sebagainya serta sejumlah menteri Kabinet Kerja.

Acara pelantikan itu sendiri dimulai pukul 13.00. Presiden mengambil sumpah Yahya di depan rohaniawan. Seperti diketahui, Yahya pernah bekerja sebagai juru bicara Presiden RI-3 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Pelantikan mantan Juru Bicara Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini diawali dengan pengucapan sumpah jabatan.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD negara RI tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bhakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Yahya dengan lantang di hadapan Jokowi.

Yahya kemudian berjanji akan menjalankan tugas yang diembankan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," kata dia.

Dengan dilantiknya Yahya, praktis jumlah anggota Wantimpres sebanyak sembilan orang. Delapan orang lainnya adalah Agum Gumelar, Sidarto Danusubroto, Subagyo HS, Yusuf Kartanegara, Suharso Monoarfa, Jan Darmadi, Abdul Malik Fadjar, dan Sri Adiningsih. (Red)

Penulis:

Baca Juga