Doa Setelah Sholat Hajat Mustajab Yang Sering Dibaca Rashulullah SAW

Solaeman Nur Rahman

Doa Setelah Sholat Hajat Mustajab

AKURATNEWS – Sholat adalah merupakan salah satu ibadah sunnah yang bisa dilakukan kita semua didalam kegiatan sehari-hari. Jika kalian sedang mempunyai hajat tertentu shilat sunnah hajat bisa menjadi salah satu wasilah agar dikabulkannya hajat kalian oleh Allah SWT.

Seseorang yang sedang menghadapi ujian atau kesulitan butuh perhatian khusus salah satunya dengan menjalankan sholat sunnah hajat. Namun sebelum melaksanakan sholat tersebut hendaknya kalian harus mempelajari dan memahami serangkaian tata cara sholat hajat sampai dengan bacaan doa-doanya. Dan bagi kalian yang sedang membutuhkan penjelasan mengenai sholat hajat, simak penjelasan dibawah ini.

فمن ضاق عليه الأمر ومسته حاجة في صلاح دينه ودنياه وتعسر عليه ذلك فليصل هذه الصلاة الآتية

Artinya, “Orang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukan shalat sebgai berikut,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103).

Nabi Saw bersabda :

لا ضرر ولا ضرار

“Tidak memberikan madharat pada diri sendiri, dan tidak memberikan madharat pada orang lain” (HR. Imam Malik dan Ibnu Majah)

Imam Ghazali rahimahullah mengumpulkan antara dua kaidah dengan ucapannya :

كل ما تجوز حده انعكس الى ضده

“Setiap sesuatu yang melewati batas, maka ia akan kembali pada kebalikannya”

Pengertian Sholat Hajat

Pengertian Sholat Hajat

Sholat dalam arti bahasa artinya adalah doa, namun tak melulu sholat hanya bisa dilakukan dalam lima waktu. Jika kalian ingin keinginan kalian bisa cepat dikanulkan oleh Allah kalian bisa mengamalkan sunah-sunah rosul salah satunya mengerjakan sholat Hajat.

Sholat hajat selain menjadi ikhtiyar agar kalian keinginannya ingin cepat tercapai juga sebagai tolak ukur sejauh mana ummat muslim berusaha dalam meminta pertolongan dalam Allah.

Dengan menjalankan sholat sunnah yang satu ini secara istiqomah bisa membuat kalian lebih dekat dengan Allah, secara tidak langsung kalian bisa cepat dikabulkan doa-doanya oleh Allah sehingga kalian bisa mengatasi masalah dengan cepat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَتْ لَهُ إِلَى اللهِ حَاجَةٌ أَوْ إِلَى أَحَدٍ مِنْ بَنِي آدَمَ فَلْيَتَوَضَّأْ وَلْيُحْسِنِ الْوُضُوءَ ثُمَّ لْيُصَلِّ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ لْيُثْنِ عَلَى اللهِ وَلْيُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ ثُمَّ لْيَقُلْ: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لاَ تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Baca Juga:  Sholawat Munjiyat: Pengertian, Bacaan, dan Keutamaannya

“Barang siapa yang mempunyai kebutuhan kepada Allah atau kepada seseorang dari bani Adam, maka berwudhulah dan perbaikilah wudhunya kemudian shalatlah dua raka’at. Lalu hendaklah ia memuji Allah Ta’ala dan bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan mengucapkan (do’a), ‘Tidak ada sesembahan yang benar melainkan Allah yang Maha Penyantun dan Mahamulia, Mahasuci Allah Rabb Arsy yang agung, segala puji millik Allah Rabb sekalian alam, aku memohon kepada-Mu hal-hal yang menyebabkan datangnya rahmat-Mu, dan yang menyebabkan ampunan-Mu serta keuntungan dari tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau tinggalkan pada diriku dosa kecuali Engkau ampuni, kegundahan melainkan Engkau berikan jalan keluarnya, tidak pula suatu kebutuhan yang Engkau ridhai melainkan Engkau penuhi, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang’.”

Waktu Yang Tepat Untuk Sholat Hajat

Waktu Yang Tepat Untuk Sholat Hajat

Yang harus kalian garis bawahi bahwa pelaksanaan sholat hajat tidak jauh berbeda dengan sholat pada umumnya baik sholat sunnah atau fardhu. Hanya berbeda pada niatnya saja

Dan terkait kapan waktu pelaksanaannya, kalian sebenarnya bisa melakukannya kapan saja selain habis sholat ashar dan subuh. Namun jika kalian ingin benar-benar khusyuk menjalankannya alangkah baiknya kalian lakukan di sepertiga malam setelah sholat tahajjud.

Dalam Alqur’an dijelaskan sebagai berikut:

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Arab-Latin: Wa minal-laili fa taḥajjad bihī nāfilatal laka ‘asā ay yab’aṡaka rabbuka maqāmam maḥmụdā.

Artinya: Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

Dari ayat diatas bisa disimpulkan bahwa melakukan sholat disepertiga malam seperti halnya sholat tahajjud maka mereka berhak mendapat balasan sebaik-baiknya dari Allah atau bisa kit sebut dengan derajat mulia.

Nah agar kalian mendapat derajat mulia disisi Allah perbanyaklah ibadah pada sepertiga malam, termasuk diantaranya melakukan Sholat hajat.

Niat Dan Tata Cara Sholat Hajat

Niat Dan Tata Cara Sholat Hajat

Walaupun sholat sunnah yang satu ini sudah sangat familiar tetap saja masih banyak kalangan ummat muslim belum memahami tata caranya secara detail, maka dari itu kalian harus menyimak penjelasan dibawah ini.

Niat Sholat Hajat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى 

Lathin: Ushallī sunnatal hājati rak‘ataini adā’an lillāhi ta‘ālā. 

Artinya, “Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

Baca Juga:  Doa Sujud Tilawah beserta Tata Cara dan Keutamaannya

Tata Cara Sholat Hajat

1. Harus dalam keadaan suci

2. Niat dibarengi dengan Takbirotul ikhrom

3. Membaca doa iftitah

4. Membaca surat Al-Fatihah

5. Membaca Ayat Kursi pada rokaat pertama dan membaca surat Al-Ikhlas pada rokaat kedua

6. Rukuk, 7. I’tidal, 8. Sujud, 9. Duduk diantara dua sujud, 10. Sujud kedua

11. Bangkit lagi dan melakukan gerakan seperti rakaat pertama

12. Akhiri dengan duduk tasyahud akhir, 13. Membaca salam

13. Membaca Dzikir dan doa setelah sholat hajat

Dzikir Dan Doa Setelah Sholat Hajat

Dzikir Dan Doa Setelah Sholat Hajat

Setelah kalian menyelesaikan rangkaian sholat hajat dengan sempurna, sebaiknya kalian sambung dengan berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT. Dan adapun doa dan dzikir yang dibaca sebagai berikut.

Dzikir Sholat Hajat

1. Membaca Istghfar 33 kali

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astagfirullaaahal-adzim, Alladzi laa ilaaha illlaa huwalhayyul-qayyum, wa atubu ilaih.

Artinya: Saya mohon ampun kepada Allah yang Maha Besar, tidak ada Tuhan melainkan Dia, yang Maha Hidup yang terus-menerus mengurus makhluknya, dan saya bertaubat kepadaNya.

2. Membaca Sayyidul Istighfar

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِى ، اغْفِرْ لِى ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya : Ya Allah Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan selain Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku, dan aku adalah hamba-Mu, aku akan selalu menepati janji-Mu sekemampuan-Ku, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku kembali kepada-Mu dengan nikmat yang telah Engkau berikan. Aku kembali kepada-Mu dengan dosa, maka mapunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.

3. Memuji Kepada Allah

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ وَأَدْ خِلْنَ الْجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَرَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَا لَيْتَ يَاذَالْجَلاَلِ وَالْأِ كْرَامِ

Latin: Allahumma antas-salam wa minkas-salam wa ilaika ya’udus-salam fa hayyina rabbana bis-salam wa adkhilna-jannata daras-salam tabarakta rabbana wa ta’alaita ya dzal-jalali wal-ikram

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Zat yang mempunyai kesejahteraan dan dari-Mu kesejahteraan itu kepada-Mu akan kembali lagi segala kesejahteraan itu, Ya Tuhan kami, hidupkanlah kami dengan sejahtera.

Baca Juga:  Niat Mandi Wajib dan Tata Caranya, Bagi Muslim Pria dan Wanita

Masukanlah kami ke surga kampung kesejahteraan. Engkaulah yang berkuasa memberi berkah dan Engkaulah Yang Maha Tinggi, wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

Doa Setelah Sholat Hajat

Doa Pertama

سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهَ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Artinya, “Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana,”

Doa Kedua

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As Aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiroti, wa ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘î dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau terlantarkan aku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.”

Penutup

Demikian penjelasan dari kami mengenai doa setelah sholat hajat mustajab yang sering dibaca oleh Rashulullah SAW. Untuk semuanya mari kita giatkan lagi menjalankan ibadah-ibadah sunnah sebagai ikhtiyar mendapat pertolongan dari Allah. Wallohu A’lam Bissowab.

Baca artikel Akuratnews.com lainnya di Google News.

Disclaimer

Artikel terkait aplikasi versi modifikasi atau MOD APK yang dibagikan Tim Akuratnews.com hanya bersifat reviews saja yang bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan para pembaca. Kami tidak menyarankan anda untuk mendowload file yang bersifat ilegal. Kami juga tidak bertanggung jawab atas segala risiko dan bahaya yang bisa terjadi pada perangkatmu. Penggunaan aplikasi versi modifikasi atau MOD APK bisa merugikan pengembang dari segi materi dan sebagainya.

Tags

Artikel Terkait