Lailatul Ijtima di Sawah Besar Bahas Peran NU Dalam Membangun Dan Menjaga Indonesia

Jakarta, Akuratnews.com - Sedikitnya 200 peserta memadati ruang utama Masjid Jami’ Al-Hayah Kartini Sawah Besar Jakarta Pusat (6/3). Pada forum yang diadakan oleh Pengurus Ranting NU Kelurahan Kartini Kecamatan Sawah Besar bekerja sama dengan MUI Sawah Besar dan seluruh badan otonom NU di Kecamatan Sawah Besar untuk mengkaji tentang NU dengan narasumber Ust. Subhan Salim, Wakil Ketua PCNU Jakarta Pusat.

Selama acara berlangsung, jama’ah tampak khusyuk menyimak penjelasan ustadz yang alumni pesantren di Cirebon Jawa Tengah ini. Pada kesempatan itu, Ust. Subhan secara khusus membahas peran Nahdlatul Ulama dalam membangun dan menjaga Indonesia.

Sekretaris MUI Jakarta Pusat itu mengatakan, NU sudah membangun Indonesia dengan turunnya ulama dan santri di medan perang, lalu menjaga Indonesia dengan menjadi garda terdepan dalam membela NKRI dan Pancasila. Sehingga tak boleh satu pun organisasi apapun mengubah ideologi negara Indonesia.

“NU berbeda dengan beberapa kelompok yang baru saja hadir di indonesia dan  kerap teriak-teriak penegakan negara Islam, mereka belum berbuat apa-apa untuk Indonesia dan sudah berani mengatakan “Nasionalisme Pemecah Belah Persatuan Umat” seperti yang mereka lakukan di Jogja bebrapa hari yang lalu,” tambahnya.

Ketua tanfidziyyah MWCNU Kecamatan Sawah Besar, Ust. Ahmad Ikhsan mengatakan Lailatul Ijtima’ malam ini sudah urutan yang ke 29, semoga NU Sawah Besar bisa selalu istiqomah mengadakan kegiatan ciri khas NU ini.

“Lailatul Ijtima’adalah kegiatan untuk merefresh keimanan kita dan juga menimba ilmu dari para kiyai dan ulama, agar kita tidak jenuh dan pesimis dalam menjalani kehidupan kita,” tambahnya.

Sementara itu ketua PCNU Jakarta Pusat Gus. H. Syaifuddin mengatakan gerakan NU Sawah Besar harus semakin masif, aktif dan progresif, dengan hadirnya Lailatul Ijtima’ yang sudah diadakan 29 kali, ini sangatlah bagus dan perlu diikuti oleh MWC lainnya.

“Sebagai warga NU kita harus terus mengasah kualitas kita masing-masing, jangan terlalu bangga dengan kuantitas yang lebih. Para ulama NU selalu mengajarkan untuk selalu belajar dan tidak puas dengan sesuatu yang sudah dimiliki” tambah ketua PCNU ini.

Penulis: Farhan Maksudi

Baca Juga