Beranda Megapolitan Calon Gubernur DKI Jakarta AHY Sambangi Warga Kampung Pulo Jakarta Timur

Calon Gubernur DKI Jakarta AHY Sambangi Warga Kampung Pulo Jakarta Timur

258
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Warga Kampung Pulo Jakarta Timur sangat antusias saat disambangi Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Selasa (27/12/16).

Pada kesempatan ini, AHY menyapa langsung masyarakat Kampung Pulo dengan mendatangi dan bertemu langsung masyarakat untuk melihat, mendengar langsung dan lebih merasakan lagi denyut keseharian kehidupan masyarakat sebagai pelaksanaan gerilya lapangan, istilah yang lazim digunakan Tim Sukses AHY untuk kegiatan pemenangan AHY dalam menyapa langsung masyarakat.

Syamsudin Ketua Laskar Pasopati DKI Jakarta, mengatakan istilah gerilya lapangan sendiri adalah istilah yang dirumuskan dan dipopulerkan oleh AHY sebagai bentuk modifikasi tafsir dan adaptasi atas istilah “perang gerilya” yang merupakan istilah militer oleh Jenderal Besar AH Nasution yang berarti perang si kecil atau si lemah yang berpangkalan dalam rakyat melawan si besar atau si kuat.

“AHY mengadaptasi istilah gerilya lapangan sebagai kegiatan turun kelapangan untuk memenangkan hati dan pikiran rakyat, menyerap aspirasi mereka dan juga untuk mendapatkan solusi terbaik bagi permasalahan mereka,” kata Syamsudin saat mendampingi AHY di Kampung Pulo.

Menurut Syamsudin, tentunya bukan tanpa dasar dan alasan bagi AHY untuk memakai istilah ini, mengingat latar belakang AHY seorang militer profesional dengan karir dan kiprah cemerlang yang kini memasuki medan juang baru, jalan politik sebagai ikhtiar memasuki pemerintahan untuk tujuan yang juga sangat mulia yakni mewujudkan Jakarta yang adil, aman, demokratis, bermartabat dan sejahtera.

“Kegiatan gerilya lapangan dalam menyerap aspirasi juga menjadi referensi bagi AHY dalam merumuskan program-program yang lebih populis dan tepat sasaran, lebih bernilai dan berdaya guna serta memenuhi harapan masyarakat untuk Jakarta yang makin maju, makin beradab, manusiawi dan bersahabat dan makin sejahtera rakyatnya,” kata Syamsudin yang juga anggota LMK di Jatinegara, Jakarta Timur ini.

Ketua Laskar Pasopati DKI Jakarta Syamsudin (kiri) dan Pembina Laskar Pasopati, Munawar Fuad (kanan)

Dipanggung yang telah disiapkan panitia, AHY menyapa dan bertemu langsung dengan ribuan warga Kampung Pulo, serta menyampaikan dan menjelaskan program unggulan yang akan di jalankan jika AHY terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.

AHY menyampaikan dan menjelaskan tentang :

1. Dana bergulir sebesar Rp 50 juta per unit usaha. Program ini sebagai upaya menekan angka pengangguran dan mengurangi kemiskinan;

2. Bantuan langsung sementara Rp 5 juta per rumah tangga kurang mampu per tahun baik bagi yang memiliki balita, lansia maupun tidak. Program ini untuk memastikan rakyat tetap dapat makan dengan wajar sekaligus sebagai bukti hadirnya negara ditengah-tengah rakyatnya yang kurang mampu. AHY menegaskan pemerintah harus mengambil peran bukan lepas tangan apalagi menyalahkan rakyat yang tak mampu dan tak memiliki pekerjaan;

3. Dana pemberdayaan berbasis komunitas RT/RW sebesar Rp 1 miliar per RW per tahun. Program ini untuk menyerap dan mengakomodir aspirasi dan kebutuhan warga. Ini adalah model pembangunan dari bawah ke atas (bottom up) sehingga betul-betul sesuai dengan harapan masyarakat.

Menurut Syamsudin, tentunya antara satu RT/RW dengan yang lainnya akan berbeda sesuai dengan kebutuhan spesifiknya masing-masing. Ada RT/RW yang peruntukannya untuk fasilitas olahraga, ada yang untuk taman dan bisa pula untuk ruang terbuka seperti yang saya amati diperlukan di Kampung Pulo sebagai kawasan pemukiman yang padat penduduk ini.

AHY juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif mengawal proses pemilu yang tengah berlangsung agar dapat berjalan adil dan demokratis, tidak ada kecurangan.

“Adalah suatu kehormatan dan kebanggaan telah membantu AHY dalam melakukan gerilya lapangan untuk Jakarta yang semakin maju dan sejahtera. Kami sangat mengapresiasi dan terinspirasi atas semangat dan totalitas AHY yang dalam kurun waktu dua setengah bulan telah melakukan gerilya lapangan di 91% kecamatan atau 40 kecamatan dari 44 kecamatan di Provinsi DKI Jakarta yang telah menempuh jarak ratusan kilo meter dengan berjalan kaki menembus panas dan hujan, siang dan malam,” tutur Ketua Laskar Pasopati DKI Jakarta ini.

“Kami sangat meyakini, ikhtiar yang sungguh-sungguh dan dengan dilandasi niat baik, pertolongan Tuhan akan selalu menyertai. Tak akan cara mengkhianati hasil,” Pungkas Syamsudin. (Ahyar)

alterntif text

LEAVE A REPLY