Beranda Kuliner Kuliner Timur Tengah di Utara Jakarta

Kuliner Timur Tengah di Utara Jakarta

1 views
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Kawasan Puncak, Bogor dan Kawasan Condet, Jakarta Timur, memang dikenal sebagai surga bagi pecinta masakan khas Timur Tengah. Aneka jenis kuliner Timur Tengah tersebar di berbagai penjuru. Selain dua kawasan itu, Anda juga dapat menemukan hidangan Timur Tengah di Jakarta Utara.

Jadi seusai lelah berkeliling di pusat perbelanjaan Mangga Dua Square, tak ada salahnya merasakan hidangan Timur Tengah di Hotel Novotel Jakarta Mangga Dua Square. Di hotel yang dikelilingi pusat perbelanjaan, bisnis, dan wisata ini, masakan Chicken Sistouk banyak diburu warga Timur Tengah.

Chicken Sistouk terdiri dari nasi oriental dengan ayam bumbu merah, salad, serta saus. Nasi oriental berasal dari beras basmati yang direbus bersama dengan potongan bawang bombay, kapulaga, kayumanis, dan cengkeh.

Aneka rempah terlebih dahulu dimasak hingga aromanya keluar. Lalu, beras basmati direbus bersama rempah tersebut dengan ditambahkan air. Perbandingan air yakni 8 cangkir air untuk 1 cangkir beras. Sekitar 20 menit, nasi sudah matang. Bumbu yang telah meresap ditandai dengan warna nasi yang agak menghitam. Hasilnya, nasi dengan butiran panjang dan terpisah antara satu dengan lainnya.

Aroma rempah pada nasi oriental tidak berbeda dengan aroma pada aneka nasi khas Timur Tengah seperti nasi mandi. Yang berbeda, pada nasi oriental, beras basmati dimasak terpisah dengan ayam.

Nasi oriental ini pas disantap dengan ayam bumbu merah. Ayam bumbu merah berasal dari daging ayam bagian dada yang direndam bersama dengan garam, lada, bubuk kari madras, plain yogurt, dan jinten. Bagian dada ayam dipilih karena mayoritas warga Timur Tengah tidak menyukai bagian yang berlemak. Bubuk kari madras akan memberikan warna merah dan citarasa pedas.

Proses perendaman dilakukan selama lima jam agar bumbu meresap pada ayam. Proses ini sekaligus menghasilkan daging lebih empuk dan lembut. Langkah terakhir adalah daging ayam yang sudah direndam kemudian dibakar sekitar 10 menit hingga matang.

Nasi oriental dan ayam bumbu merah dihidangkan bersama saus tomat pedas yang dimasak dengan jinten, kayu manis. Nah, ada pula fattoush salad untuk menetralkan rasa rempah di mulut.

Menurut Chef Samuel Tubelaka, hidangan Chicken Sistouk merupakan hidangan favorit dan menu keseharian warga Timur Tengah di negara asalnya. Hal ini diketahuinya ketika selama tiga tahun menjadi chef di salah satu hotel bergensi di Dubai.

“Selain Chicken Sistouk, masih ada enam hidangan Timur Tengah lainnya yang menjadi favorit di sini seperti, Chicken Mandi, Beef Kofta,” tuturnya. (Aulisa)

alterntif text

LEAVE A REPLY