oleh

Setelah Rocky Gerung Cs., Giliran ACTA Ajukan Uji Materi “Presidential Threshold”

Jakarta, Akuratnews.com – Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habiburokhman mengatakan, pihaknya akan mengajukan uji materi syarat ambang batas pencalonan presiden/wakil presiden ke Mahkamah Konstitusi pada Kamis (21/6/2018), pekan ini.

“Kami beranggapan ketentuan presidential threshold pada Pasal 222 UU Pemilu tersebut bertentangan dengan Pasal 6 UUD 1945 yang mengatur tentang syarat menjadi calon presiden dan Pasal 6A ayat (5) yang mengatur tata cara Pemilihan Presiden,” terang Habiburokhman di Kawasan Menteng, Jakarta, Senin (18/06/2018).

Habiburrokhman meyakini, kendati pernah ditolak MK, pengajuan kembali uji materi kali ini tetap bisa diproses berdasar pada ketentuan. Ia menilai, pasal 222 UU 7 tahun 2017 tentang Pemilu, sangat kontra dengan UUD.

“Pasal 222 yang secara teknis seharusnya hanya mengatur tata cara pencalonan justru membuat syarat tambahan yang menyimpang,” katanya.

Sebelumnya, Rabu (13/6/2018), Rocky Gerung Cs. dengan dukungan dari Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada Zainal ArifIn Moctar dan Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti, juga menggungat syarat ambang batas pencalonan presiden ke Mahkamah Konstitusi (MK). (Yud)

Komentar

News Feed