oleh

Tuntut Dugaan Ijazah Palsu, Ratusan Massa Forum Masyarakat Peduli Bekasi Gelar Aksi di KPU Pusat

Bekasi, Akuratnews.com – Unjuk rasa terkait kasus dugaan ijazah palsu Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, kembali terjadi. Ratusan massa dari Forum Masyarakat Peduli Bekasi (FMPB) menggelar aksi damai di Mabes Polri dan KPU pusat, menuntut tindaklanjut dari kasus calon petahana tersebut.

Koordinator aksi, Somad Darma Alwi menegaskan, pihaknya menuntut tindaklanjut yang konkrit dari pihak-pihak terkait, khususnya mengenai verifikasi berkas yang diberikan sang petahana saat mencalonkan diri.

“KPU pusat dan KPUD Kota Bekasi harus secepatnya melakukan verifikasi berkas secara transparan kepada Walikota Bekasi,” katanya, Jum’at (09/02/18).

FMPB juga mendesak Ketua Pansus Kota Bekasi, untuk menelusuri dan mempertimbangkan hasil penyelidikan sang walikota.

Terlebih dalam Pasal 45 ayat I UU Nomor 7 Tahun 2017 dan UU Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pemilihan Umum dijelaskan, pendaftaran pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, pasangan calon walikota dan wakil walikota, harus disertai dengan penyampaian kelengkapan dokumen persyaratan masing-masing calon.

“Namun dalam prakteknya, KPUD Kota Bekasi tidak bertindak profesional. Jadi perlu ada campur tangan dari Mendagri dan Dirjen Otda, membentuk tim untuk memverifikasi berkas para calon, khususnya Rahmat Effendi,” imbuhnya.

Menurutnya, pemalsuan ijazah yang dilakukan kepala daerah demi sebuah kekuasaan, akan merusak sistem demokrasi serta moral bangsa. Praktek curang seperti ini, kata dia, harus segera dituntaskan untuk kelanjutan nasib bangsa dan negara ke depannya.

“Praktek ijazah palsu akan membuat carut marut bangsa, terutama daerah yang dipimpin oleh para pelakunya. Karena hanya demi kekuasaan sebuah daerah, mereka sampai rela memalsukan ijazah,” pungkasnya. (Bs)

Komentar

News Feed