Di Surati Sekda, Tiga Kecamatan Tidak Proaktif Jalankan Perda dan Perbup

Kasat Pol PP Muna, Bachtiar Baratu dan Camat Kontunaga, Andi April bersama Pol PP Muna
Kasat Pol PP Muna, Bachtiar Baratu dan Camat Kontunaga, Andi April bersama Pol PP Muna

AKURATNEWS - Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2010 Satuan Polisi Pamong Pradja (Sat Pol PP) bertugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan menyelenggarakan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Kamtibmas) serta Perlindungan Masyarakat.

Selain itu pula Fungsi Sat Pol PP adalah menjalankan pengawasan terhadap masyarakat, aparatur, atau badan hukum agar mematuhi dan menaati Perda dan Peraturan Kepala Daerah.

Seperti yang dilakukan oleh Sat Pol PP Kabupaten Muna Sultra, dengan diberlakukannya Perda penertiban hewan nomor 2 Tahun 2018 tentang penertiban hewan dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati (Perbup) Muna, nomor 12 Tahun 2021 tentang pelaksanaan Peraturan Daerah, kini lembaga Polisi Pradja itu turun langsung kelapangan bersama Pemerintah Kecamatan melakukan sosialisasi Penertiban terhadapan Hewan ternak yang berkeliaran ditempat umum.

Dikatakan Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Muna, Bachtiar Baratu, bahwa pihaknya sudah melakukan persuratan kepada empat Kecamatan di Muna untuk menjalankan Perda dan Perbub tentang penertiban hewan ternak liar yang berkeliaran di tempat umum.

"Ada empat Kecamatan yang disurati langsung oleh Sekda dalam rangka pelaksanaan Perda dan Perbub,. Yakni Kecamatan Katobu, Kecamatan Batalaiworu,Lasalepa, Napabalano. Yang kita Surati itu Kecamatan Katobu sudah melaksanakannya. Sedangkan Kecamatan Kontunaga juga sudah menjalankan Perda dan Perbub itu, " Katanya kepada Akuratnews.com baru baru ini.

Namun demikian, lanjut Bachtiar bahwa ada tiga kecamatan lagi yang belum melaksanakan Perda dan Perbub itu walau sudah melakukan sosialisasi di wilayahnya namun tidak ada tindakan selanjutnya. Tiga kecamatan itu yakni Kecamatan Batalaiworu, Lasalepa dan Napabalano, itu karena merka tidak proaktif baik dengan pihaknya maupun dengan lembaga penegak hukum diwilayahnya.

"Tiga Kecamatan itu padahal mereka sudah melakukan sosialisasi kedesa desa mereka. Tapi tindak lanjutnya, tidak ada. Itu karena mereka tidak proaktif. Padahal mereka bisa melaksanakannya dengan bersinergi dengan pihak Kepolisian maupun Koramil diwilayah mereka untuk menjalankan Perda dan Perbub itu. Tapi karena tidk proaktiifnya, makanya sampai hari ini baru dua kecamatan yang menjalankan Perda dan Perbub itu," Ungkapnya, seraya mengatakan jika hari ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi Perda dan Perbub di Kecamatan Tongkuno.

Kedepannya, Dia berharp agar kecamatan kecamatan lainnya bisa menjalankan Perda dan Perbub itu seperti yang sudah dilakukan Pemerintah Kecamatan Kontunaga hari ini, begitu pula dengan masyarakat peternak agar dapat beternak dengan baik dan dibarengi dengan ketaatan pada aturan yang ada, agar hewan hewan ternaknya tidak berkeliaran bebas ditempat umum, sehingga tidak merugikan masyarakat lainnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga