Dikebut Empat Hari, RS Darurat Penanganan Virus Corona Beroperasi Besok

Jakarta, Akuratnews.com - Pembangunan Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Virus Corona (COVID-19) yang berlokasi di Wisma Atlet Kemayoran, tengah dikebut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kementerian PUPR mengerahkan lebih dari 700 tenaga kerja untuk menyelesaikan pekerjaan sehingga RS agar dapat beroperasi Senin (23/3). Adapun pengerjaan RS ini hanya dilakukan dalam empat hari.

"Kami kerahkan tenaga kerja sekitar 700 orang lebih guna menyelesaikan pembangunan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran sesuai arahan Menteri PUPR," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, Sabtu (21/3).

Khalawi menyatakan, Ditjen Perumahan akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya agar persiapan pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran untuk dijadikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 dapat berjalan dengan baik di lapangan.

Berdasarkan site plan yang sudah dibuat Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, setidaknya ada empat tower yang akan digunakan yakni tower 1, 3, 6 dan 7 di Blok D10 yang berada dekat RS Mitra Kemayoran.

Adapun rencana pemanfaatan tower yang ada yakni tower 1 adalah lantai 1 sampai dengan 24 untuk dokter dan tenaga medis. Pada tower 1 tersedia 650 unit ruangan yang dapat menampung sekitar 1.750 orang.

Kemudian tower 3 Wisma Atlet Kemayoran mulai lantai 1 sampai dengan 24 difungsikan sebagai Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Di tower ini tersedia 650 unit ruangan dan dapat menampung sekitar 1.750 orang.

Sedangkan tower 6 mulai lantai 1 sampai dengan 24 difungsikan sebagai rumah sakit darurat dan ruang rawat inap pasien. Pada tower ini tersedia 650 unit ruangan yang dapat menampung sekitar 1.750 pasien. Satu unit ruangan dapat menampung 3 orang pasien.

Sedangkan untuk tower 7 akan digunakan untuk beberapa fungsi antara lain lantai 1 untuk IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang pemulihan, lantai 4 hingga 24 untuk ruang rawat inap pasien. Di tower ini terdapat 886 unit dan dapat menampung 2.458 pasien.

Pekerjaan perapian dan perbaikan tower 1 dikerjakan oleh PT Adhi Karya, tower 3 dikerjakan oleh PT Nindya Karya, tower 6 dikerjakan oleh PT Waskita Karya dan PT Brantas Abipraya.

Sedangkan tower 7 dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan (PP), dan yang ditunjuk sebagai konsultan perencanaan dan pengawasan pekerjaan tersebut adalah PT Bina Karya.

Khalawi menjelaskan, saat ini sebagian logistik seperti peralatan medis dan tim medis akan mulai masuk RS Darurat Covid-19 mulai Sabtu (21/3), dan diharapkan Senin (23/3) sudah dapat bertugas guna merawat pasien yang dikoordinasikan oleh Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto.

Khalawi juga menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan seluruh pihak terkait penanganan virus Corona, seluruh pembiayaan akan ditanggung oleh BNPB.

Untuk operasional dan kebersihan tower 1, 6, 7 adalah INA Hotel sedangkan untuk tower 3 adalah Moritz. Sedangkan instalasi dan alat kesehatan serta alat rumah sakit dikoordinir oleh RSPAD Gatot Subroto yang bekerja sama dengan Kemenkes dan paramedis.

Guna mengecek kesiapan RS ini digunakan besok, Menteri BUMN, Erick Thohir bersama dengan Panglima TNI, Menteri Kesehatan, Menteri PUPR dan Kepala BNPB mendatangi Wisma Atlet, Kemayoran.

"BUMN akan mensuplai kebutuhan-kebutuhan RS Darurat Penanganan Covid-19 ini, baik peralatan kesehatan, obat-obatan, alat pelindung diri dan masker. Selain itu, untuk kebutuhan komunikasi," ujar Erick Thohir di sela-sela peninjauan.

Dokter-dokter yang akan bekerja di sini dijelaskan Erick, adalah gabungan dokter dari berbagai instansi, dari Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, BUMN dan lain-lain.

“Percayalah, kalau kita semua mau bersatu, Insha Allah apapun bisa kita lalui dengan baik. Saya apresiasi setinggi-tingginya semua pihak yang sudah bergerak cepat membantu pemerintah untuk mewujudkan RS Darurat ini. Semoga upaya kita semua ini diridhoi Yang Maha Kuasa dan dapat menekan lajunya pandemi Covid-19 di Indonesia. Insha Allah selalu ada jalan,” tutup Erick.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga