Empat Anggota AFPI Dapatkan Izin Usaha Fintech Lending Dari OJK

(Ki-ka) Andi Taufan CEO dan Founder Amartha, Sunu Widyatmoko CEO Dompet Kilat, Tumbur Pardede Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas AFPI, Kuseryansyah Ketua Harian AFPI, Adrian Gunadi Co-Founder and CEO Investree dan Bernard Martian CEO Kimo saat konferensi pers apresiasi empat anggota AFPI peroleh izin Fintech Lending di Jakarta. Kamis (16/5). foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Akuratnews - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengapresiasi keempat anggotanya yang mendapatkan license (izin) usaha sebagai penyelenggara Fintech Lending dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dikatakan Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas AFPI Tumbur Pardede, terbitnya izin usaha yang diberikan kepada empat anggota AFPI diantaranya Investree Radhika Jaya (Investree), PT Indo Fin Tek (Dompet Kilat), PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), dan PT Creative Mobile Adventure (KIMO) dari OJK tersebut berdasarkan Surat Keputusan OJK pada Rabu (15/5/2019) kemarin, adalah sebagai isyarat kepercayaan regulator
terhadap kematangan penyelenggara Fintech P2P Lending dalam menjalankan usaha secara
transparan, automation dan punya concern terhadap perlindungan konsumen.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada OJK yang telah memberikan izin usaha sebagai Fintech Lending kepada empat anggota AFPI, kami juga mengapresiasi kepada empat anggota kami yang berhasil memperoleh izin OJK setelah melalui serangkaian proses panjang demi memastikan industri
Fintech Lending dibangun dengan infrastruktur yang kuat, kata Tumbur Pardede dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (16/5)

Dengan demikian jumlah penyelenggara Fintech Lending yang berstatus berizin saat ini menjadi lima penyelenggara dengan Danamas sebagai pemegang status berizin yang pertama," tambahnya.

Selain itu AFPI juga mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan kepercayaannya sebagai pemberi pinjaman maupun penerima pinjaman dari Fintech Lending.

"Dengar diperolehnya izin usaha kepada penyelenggara yang sudah terdaftar ini, menjadi jaminan bahwa industri Fintech Lending semakin dapat diandalkan, kami mengajak masyarakat untuk lebih bijaksana memanfaatkan Fintech Lending, pilihlah penyelenggara yang sudah menjadi anggota AFPI," terang Tumbur.

Dijelaskan Tumbur, bagi para anggota AFPI lainnya yang masih berstatus terdaftar di OJK, perolehan izin usaha kepada keempat penyelenggara ini menandakan kepastian bagi industri ini dalam hal perijinan dari OJK.

"Perijinan diperoleh sepanjang para penyelenggara melaksanakan bisnis sesuai dengan peraturan OJK dan berjalan dengan standar operasi yang tinggi sesuai pedoman AFPI, selama patuh terhadap peraturan OJK dan kebijakan asosiasi serta melewati seluruh proses, maka perijinan usaha sebagai penyelenggara Fintech Lending akan diperoleh," jelasnya.

Dengan demikian, perizinan kepada empat anggota AFPI ini menjadi contoh dan penyemangat bagi anggota lainnya yang masih berstatus terdaftar untuk meningkatkan statusnya menjadi berizin. Tentunya dengan menjalankan proses yang ditentukan OJK. (dk/akuratnews)

Penulis:

Baca Juga