Hadiri Harlah, Gus Yahya dan Ketum PPP Disambut Pengasuh Ponpes Al-Hikam

AKURATNEWS - Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf bersama Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf dan Sekjen PPP Arwani Thomafi hadir di Pesantren Al-Hikam Malang  dalam peringatan Hari Lahir PPP sekaligus Haul kelima almarhum KH Hasyim Muzadi, Minggu (27/3).

Ketum PBNU dan para petinggi PPP ini disambut oleh Nyai Hj Mutammimah yang merupakan istri mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi dan Perwakilan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) KH Muhammad Nafi. Kedatangan mereka juga disambut hangat olah para santri Al-Hikam dan para pimpinan pesantran-pesantren di Malang.

Sekjen PPP Arwani Thomafi atau Gus Sekjen menyampaikan kedatangan Ketum PBNU Gus Yahya ini memang sangat diharapkan di perayaan puncak Harlah PPP ke 49 di Pesantren Al-Hikam.

"PPP dengan NU punya nilai historis yang kuat, karena PPP dilahirkan dari rahim NU, maka sebuah kewajiban kita mengharapkan beliau (Gus Yahya) hadir di momen hari lahir PPP," katanya.

Gus Sekjen menambahkan kehadiran Gus Yahya di perayaan puncak Harlah ini akan menyampaikan wejangan dan motivasi kepada para kader PPP.

"Beliau akan memberikan tausiyah merawat persatuan, memotivasi kader PPP seluruh Indonesia agar terus berjuang membesarkan partai dan menjaga keutuhan NKRI," tandasnya.

Sementara itu Pengasuh Pesantren Al Hikam, Kiyai Muhammad Nafi mengatakan Kiyai Hasim Muzadi itu dulu menyampaikan kurang lebih pasca reformasi ini santri tidak boleh buta politik, apalagi politik yang membabi buta

"Kata beliau, karena kita telah memilih jalan demokrasi, maka jam'iyah Nahdlatul ulama yang akan memilki posisi strategis di tengah masyarakat," katanya.

Kiyai Nafi menambahkan dirinya optimis terhadap apapun partainya apalagi partainya adalah partai Ka'bah.

"Tentunya ketika berpolitik kita kembali tujuan utama yakni mengabdi kepada masyarakat dan berakhidmat kepada Nahdlatul Ulama," pungkasnya. (akuratnews).

Penulis:

Baca Juga