Ini Fakta Baru Kasus Salah Transfer BRI

AKURATNEWS - Fakta baru terungkap dalam kasus salah transfer dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ke rekening nasabah prioritasnya, Indah Harini.

"Diduga, kasus ini merupakan sebuah konspirasi," ungkap mantan pengacara Indah Harini, Henri Kusuma dari Managing Partner Law Firm Mastermind & Associates dalam pernyataan tertulis kepada media, Senin (25/7).

"Meskipun klien kami telah bersumpah tidak terlibat dalam kasusnya,” kata Henri.

Ia menjelaskan, kasus tersebut kini telah ditangani tim pengacara dari Ketua Advokat Indonesia, Erman Umar dan Mastermind & Associates telah dicabut kuasa hukumnya sejak April 2022.

Sebagai informasi, Henri mendaftarkan gugatan dengan nomor perkara 306/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst. di PN Jakarta Pusat dengan tergugat yakni Ketua Kongres Advokat Indonesia Erman Umar sebagai tergugat I, putrinya Zeesha Fatma Defaga, sebagai tergugat II, seseorang bernama Prasetyo, sebagai tergugat III , dan Guffi Andriyan, sebagai Tergugat IV.

Sebelumnya, kasus salah transfer BRI ke rekening valas Indah Harini senilai GBP 1,714,842.00 atau sebesar Rp32.455.998.234.91 mengguncang publik di Indonesia.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga