Ini Kata PJ Bupati Bekasi Terkait Pemisahan Aset PDAM

AKURATNEWS - Polemik pemisahan aset antara PDAM Tirta Baghasasi Bekasi dengan PDAM Tirta Patriot belum menemui titik terang padahal pembahasan pemisahan keduanya sudah berlangsung cukup lama atau sejak tahun 2015 silam.

Menurut PJ Bupati Bekasi. Dhani Ramdhan bahwa, lambannya proses pemisahan disebabkan oleh pergantian Bupati Bekasi beberapa tahun kebelakang bahkan adanya persoalan politik maupun yang menjerat mantan Bupati Bekasi dalam kasus korupsi.

Oleh karena itu. Menurut Dhani pihaknya juga masih menunggu ijin dari mendagri dan diharap satu hingga dua bulan kedepan ijin tersebut sudah didapat agar proses pemisahan bisa langsung dilakukan.

Mengingat ijin itu sangat penting karena saya sebagai penjabat dan pa tri selaku pelaksana tugas walikota.

" saya sangat harapkan satu dua bulan kedepan insaaalah ijin tersebut bisa dikeluarkan oleh mendagri kita tunggu saja." Ujar Dhani kamis (23/6)

Diketahui bahwa pemisahan aset PDAM kota dan kabupaten Bekasi sebelumnya sudah dilakukannya audit independen serta pihak BPKB Jawa Barat yang awalnya pemerintah kota Bekasi harus membayarkan uang ke pemerintah Kabupaten Bekasi sebesar Rp.362 miliar.

Dan angka itu termasuk delapan aset milik pemkab yang ada di Kota Bekasi. Namun pihak BPKB merevisi angka yang harus dibayar sebesar Rp.181 miliar.***

Penulis: Eko
Editor: Alamsyah

Baca Juga