Kembali Mangkir, Andi Arief Sebut Bawaslu Tolak Tiga Opsi Alternatif

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief kembali berhalangan menghadiri panggilan Bawaslu hari ini untuk mengklarifikasi dugaan mahar politik Cawapres Sandiaga Uno ke PAN dan PKS. Ia mengaku sebelumnya telah berjanji untuk hadir memenuhi panggilan ketiga dari Bawaslu tersebut.

Namun Kamis (23/8) kemarin, ia menuturkan sudah menghubungi Bawaslu soal adanya kemungkinan masih belum bisa kembali ke Jakarta. "Karena saya masih harus bersama orang tua saya yang belum sehat sepenuhnya," kata Andi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/8/2018).

Dirinya mengungkapkan sempat meminta tiga opsi agar tetap bisa memenuhi janji memberi klarifikasi ke Bawaslu. Pertama, video call. Cara ini menurutnya dapat membantu memberi klarifikasi. Kedua, menulis klarifikasi yang ditandatangani. Ketiga, melakukan klarifikasi di Bawaslu Lampung.

"Ketiga usulan saya itu tampaknya tidak dipilih oleh Bawaslu dan hari ini hampir dipastikan saya belum bisa kembali ke Jakarta untuk hadir langsung secara fisik di Bawaslu," sebut Andi.

Ia juga menjelaskan telah meminta bantuan kedua sahabatnya sebagai pengacara yang juga pengurus partai, yaitu Jansen Sitindaon (Demokrat) dan Habiburohman (Gerindra). Hal itu untuk menjelaskan atas ketidakhadiran Andi serta menanyakan langsung perkembangan masalah tersebut.

"Saya tidak menghindar dan tidak juga mencabut dua tuit (pernyataan di Twitter) saya yang kemudian menjadi alasan pelapor yang saya tidak kenal untuk membawa problem ini ke Bawaslu," tegas dia.

Andi lantas berharap masalah tersebut cepat selesai dan Sandi tidak terbebani dengan proses di Bawaslu. "Sehingga bisa berkonsentrasi untuk kemenangan Pilpres bersama Pak Prabowo dan partai-partai Koalisi," ucapnya. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga