Ketua LSM MPB Sayangkan Penyalahgunaan Mobil Siaga Desa di Cibungbulang

Ketua Markas Pejuang Bogor (MPB), Atiek Yulis Setyowati, (foto: istimewa)

Bogor, Akuratnews.com - Terkait dugaan penyalahgunaan mobil Siaga Desa oleh oknum Ketua RT Babakan 1, Bainuri atau Dogol yang berlokasi di Desa Situ Ilir, Cibungbulang, Bogor, mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Markas Pejuang Bogor (MPB).

Menurut, Ketua Markas Pejuang Bogor (MPB), Atiek Yulis Setyowati, mobil Siaga Desa jelas penggunaanya untuk keadaan darurat bagi warga yang sakit atau operasional. "Jika ada yang menyalahgunakan penggunaannya apalagi mengalahkan untuk mengantar orang yang sakit itu kesalahan kepala desanya," kata Atiek, Minggu (6/10/2019).

"Mestinya kunci mobil dan surat kendaraan dipegang kepala desa dan semua penggunaan, keluar masuk harus ijin kepala desa dan jelas penggunaannya," sambungnya.

Ia menjelaskan, mobil siaga tidak boleh dipakai untuk keperluan pribadi oleh siapapun walaupun sedang nganggur belum ada pemakaian yang urgent.

"Ketua RT yang 'ngeyel' memaksakan kepentingan pribadi harus ditegur diberi sanksi teguran keras," tegasnya.

Ia juga menyarankan agar pihak yang bersangkutan untuk memanggil dan menegur ketua RT tersebut untuk diberikan pelajaran.

"Panggil ketua RT tersebut dan kasih sanksi teguran keras agar buat pembelajaran buat dia dan yang lainnya agar tidak arogan mengalahkan kepentingan warga yang lebih urgent," jelasnya.

"Buat catatan, untuk semua desa di Kabupaten Bogor agar hal seperti ini nenjadi perhatian serius dan terutama buat semua kang camat agar menjadikan perhatian dan membuat edaran ke semua kadesnya," tegas Yulis.

Ia menuturkan, pihaknya juga bersedia dan mempersilahkan kepada warga yang mendapat kesulitan menggunakan mobil Siaga Desa untuk keperluan medis.

"MPB akan kawal, silakan semua warga melaporkan ke MPB jika lapor ke kadesnya tidak ada perbaikan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Rt Babakan 1, Desa Situ Ilir, Cibungbulang, Bogor menggunakan mobil Siaga Desa untuk kondangan ke luar kota. Padahal, sebelumnya, ada warga yang orang tuanya sakit dan butuh mobil, terpaksa tak bisa membawa ke rumah sakit. (*)

Penulis: ...
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga