Masyarakat Bintan: Tangkap Edhy Prabowo saja KPK Berani, Masak Proses Bupati Tidak

Aksi penyampaian pendapat Barak di halaman Gedung KPK.

Akuratnews.com - Ada tanda tanya besar yang disampaikan masyarakat Bintan terkait status bupati Bintan atas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dikaitkan dengan sepak terjang KPK yang baru-baru ini dilakukan, yakni menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, masyarakat Bintan pun mempertanyakan taring KPK terhadap Bupati Bintan.

KPK diminta tegas menjelaskan status Bupati Bintan Apri Sujadi. Hal ini disampaikan sebagian elemen masyarakat Bintan, saat berunjuk rasa di depan kantor lembaga antirasuah tersebut, di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

"Kita ingin mendorong pimpinan KPK mempublikasikan status hukum Bupati Bintan Apri Sujadi. Agar masyarakat tahu," ujar Koordinator Barisan Rakyat Anti Korupsi (Barak) Yudi Pranata.

Ia ingin KPK memastikan kedudukan Apri, usai dipanggil dua kali oleh penyelidik lembaga tersebut.

"Pada Desember 2019 Bupati Apri Sujadi dipanggil KPK. Kami juga mendapatkan informasi bahwa beliau dipanggil kembali pada Mei 2020 lalu," tutur Yudi.

"Jika statusnya sudah tersangka, kami alhamdulillah. Jika tidak kami ucapkan alhamdulillah juga," imbuhnya.

Menurut Yudi, KPK seharusnya bisa lebih berani dan bergegas dalam memproses kasus ini, apabila ditemukan dugaan korupsi.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga