Pemdes Melo Lakukan Pencairan Tahap Pertama BLT DD Tahun 2020

Proses penyaluran BLT DD kepada masyarakat Desa Melo, oleh Bendahara dan Kaur Keuangan Desa Melo, Aprilus S. Hamat, Rabu, (13/05/2020).
Proses penyaluran BLT DD kepada masyarakat Desa Melo, oleh Bendahara dan Kaur Keuangan Desa Melo, Aprilus S. Hamat, Rabu, (13/05/2020).

Matim, Akuratnews.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Melo, Kecamatan Pocoranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), mulai melakukan pencairan tahap pertama Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2020 kepada 171 kelompok penerima manfaat (KPM) terdampak Covid-19.

Proses penyaluran BLT DD tersebut dilakukan secara tunai, "Dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pencairan tahap pertama dilakukan pada hari Rabu 13 Mei 2020 bertempat di Kantor Desa Melo,". Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Melo Aloisius Duas, kepada akuratnews.com, saat ditemui, Kamis, (14/05/2020).

Kepala Desa (Kades) Melo, Aloisius Duas menjelaskan bahwa besar angggaran BLT DD yang disalurkan kepada 171 KPM terdampak Covid-19 itu senilai Rp 307.800.000 atau 30% dari total anggaran DD Desa Melo Tahun 2020, " Total DD Desa Melo tahun 2020 senilai Rp 1.030.766.000, " ungkapnya.

Aloisius menerangkan, para penerima manfaat BLT DD, mendapatkan jatah Rp 600.000 selama tiga Bulan, terhitung sejak bulan April, Mei dan Juni tahun 2020 dengan.

Langkah Pemdes Melo tersebut dilakukan menyusul kebijakan Menteri Keuangan RI Nomor 40/PMK.07/2020, tentang Perubahan Pengelolaan Dana Desa dan penegasan presiden RI melalui Kemendes PDTT terang desa tanggap Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di tingkat Desa.

"Anggaran Bantuan tersebut bersumber dari dana desa (DD) Tahun 2020, digunakan untuk mengurangi dampak ekonomi akibat wabah virus Corona di daerah pedesaan," jelasnya.

Sedangkan penetapan mana-mana calon penerima BLT DD Tahun 2020 itu dilakukan berdasarkan keputusan Musyawarah Desa Khusus tentang calon penerima BLT terdampak Covid-19.

"Keputusan hasil musyawarah khusus desa Melo ditetapkan melalui Peraturan Kepala Desa Melo, Nomor 08 Tahun 2020 tentang Penetapan Keluarga Miskin Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun anggaran 2020, " ungkapnya.

Aloisius memastikan bahwa KPM BLT DD di Desa Melo adalah masyarakat yang tidak pernah menerima bantuan PKH, BPNT, DTKS, KP, dan jenis Bansos lainnya.

"Jika warga tersebut sudah menerima PKH, BPNt, DTKS, KP dan bansos lainya, maka orang tersebut tidak menerima BLT DD ini lagi," terangnya.

Saat ini terjadi peningkatan penyebaran virus Corona Disease 2019 (Covid-19) sehingga mengakibatkan dampak bagi kehidupan masyarakat, "Karena itu, untuk mengatasi penyebaran COVID-19 di desa Melo maka perlu mendapat dukungan dari semua pihak dalam penanganannya, " tambahnya.

"Dalam pelaksanaan program tersebut maka saya selaku kepala desa Melo menetapkan keputusan tentang pembentukan tim relawan lawan COVID-19 tingkat desa Melo kecamatan Pocoranaka kabupaten Manggarai Timur tahun 2020, "

Selain itu Aloisius juga menjelaskan, "Total dana pengamanan Covid-19 Desa Melo setelah mempertimbangkan situasi di lapangan maka besar anggaran penanganan Covid-19 di desa melo sebesar Rp. 168.110.000, " jelasnya.

"Dana tersebut digunakan untuk keperluan insentif relawan dan makan minum sebanyak 58 orang selama tiga bulan, biaya pembangunan posko, penerangan, belanja barang dan jasa dan peralatan kesehatan," terangnya.

"Mudah-mudahan BLT ini bisa meringakan beban dan meningkatakan ekonomi masyarakat kita yang terdampak akibat virus Corona atau Covid-19 ini," ungkapnya.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga