Pemilik Kode 50 Kg Kemiri Mangkir Panggilan Penyidik

Foto:Akun Facebook Dekranasda Kabupaten Manggarai.

Akuratnews-Unit Tipikor Polres Manggarai memanggil sejumlah nama yang diduga terlibat dalam Kasus dugaan transaksi jual beli proyek APBD Senilai 1, 485 miliar Tahun 2022 Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya kontraktor Anus asal Desa Ketang, Kecamatan Lelak mengungkap nama-nama yang indikasi terlibat dalam skandal jual beli proyek APBD tahun 2022.

Salah satu nama yang disebutkan adalah Istri Bupati Manggarai, Ibu Meldy Hagur Nabit. Menurutnya, dia bertemu dengan Ibu Meldy Hagur dan Rio Senta membahasakan kesepakatan Fee proyek 5%. Dalam kesepakatan itu, Kontraktor Anus, akan mendapat empat paket proyek dengan satu paket proyek fee senilai Rp. 50.000.000,00 (Lima Puluh Juta Rupiah) sedangkan tiga paket proyek lainnya, bentuk balasan atas kontribusi Anus dalam suksesi Pilkada 2019 lalu.

Sejumlah nama-nama itu, kini berurusan dengan unit tipikor Polres Manggarai untuk diminta keterangan klarifikasinya. Diinformasikan sebelumnya, Ibu Meldy Hagur Nabit, dijadwalkan untuk pemeriksaan pada Senin, 12 September 2022.

"Jadi untuk undangan klarifikasi ke Ibu Meldyanti Hagur sudah diberikan. Untuk waktunya (Pemeriksaan) hari ini Senin (12 September 2022)", kata Arviandre Malik Kasat Reskrim Polres Manggarai dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Senin, (12/9).

Namun hingga Pukul 16.00 WITA Sore, Ibu Meldy Hagur Nabit belum muncul Di Polres Manggarai.

Menurut Arviandre, undangan klarifikasi itu diberikan kepada Meldyanti Hagur pada hari Sabtu 10 September 2022 dan hingga saat ini belum ada konfirmasi kapan yang bersangkutan memenuhi undangan tersebut.

“Sejak undangan itu diberi sampai saat ini belum ada konfirmasi dari Ibu Meldyanti Hagur, kalau hari ini tidak datang kita akan jadwalkan ulang untuk undang klarifikasi", jelasnya.

Sementara itu Fridolinus Sanir menjelaskan Meldy Hagur Nabit, belum memenuhi panggilan untuk memberi klarifikasi karena sedang sibuk menjalani kegiatan TP PKK dan Dekranasda yang sudah terjadwal sebelumnya.

"Beliau hari ini masih full kegiatan sampai hari Rabu", jelas dia.

Dia menambahkan, Meldi Hagur Nabit akan di diminta keterangan klarifikasi Kamis 15 September 2022 mendatang.

"Dia akan datang hari Kamis mendatang Kamis, 15 September 2022", tegasnya.

Diketahui dalam pengakuan kontraktor Adrianus Fridus, diminta Fee 5 % oleh Rio Senta. Dan uang itu diserahkan di toko Monas, untuk mendapatkan empat paket proyek. Uniknya menggunakan kode-kode 50 Kg Kemiri.

Dikutip dari ViktoryNews.id, Rabu 31 Agustus 2022, "Kalau sampai di toko tersebut, kita tinggal masuk dan sampaikan, saya antar kemiri 50 kilo gram, artinya saya mengantar dan sudah stor uang Rp50.000.000,00," Ujar Anus.

Sementara itu media kami menghubungi Anus, terkait pengakuannya dan beredar rekaman percakapan, yang mencatut nama-nama penting di Kabupaten Manggarai.

"Apa yang diberita itulah faktanya", jelas Anus warga desa Ketang, Kecamatan Lelak, melalui pesan singkat Whatsap, Kamis (01/09/22) lalu.***

Penulis: Aristo Waku

Baca Juga