Polsek Kembangan Tangkap Enam Preman

Jakarta, Akuratnews.com - Jajaran Polsek Kembangan bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait aksi preman jalanan yang mengancam membunuh petugas Satuan Perhubungan Kecamatan Kembangan.

Tak sampai 1 x 24 jam setelah laporan masuk, Unit Reskrim Polsek Kembangan langsung menciduk enam orang terduga pelaku.

"Laporan masyarakat kita terima Rabu, 6 Februari. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi, tanggal 7 Februari kita tangkap keenam terduga pelaku kasus ini," kata Kapolsek Kembangan, Kompol Joko Handono di Mapolsek Kembangan, Jumat (8/2) sore.

"Dari enam yang ditangkap, satu pelaku yakni YP alias Ambon sudah kita tetapkan sebagai tersangka utama," tambahnya.

Selain YP alias Ambon (23), lima pelaku lainnya yang juga ditangkap adalah AP (38), BK (31), DR (38), A (28), dan satu wanita berinisial FN (29).

Keenamnya menjalani tes urine dalam pemeriksaan dan hasilnya positif mengonsumsi narkoba jenis ganja.

Keenamnya juga diketahui menenggak minuman keras oplosan.

"Untuk YP sebagai pelaku pengancaman kita kenakan pasal berlapis yakni Pasal 335 ayat 1 dan Pasal 212 KUHP dengan ancaman penjara di atas lima tahun," jelas Joko.

"Sementara lima terduga pelaku lainnya berstatus sebagai saksi dan akan direhabilitasi," imbuhnya lagi.

Dituturkannya, peristiwa pengancaman itu terjadi pada Minggu (3/2).

Dari lokasi orkes dangdut di belakang pemancar TVRI Joglo, tersangka YP yang mabok alkohol dan ganja meluncur dengan motor Yamaha Mio tanpa plat nomor ke arah lampu merah perempatan Joglo.

Sesampainya di sana, YP menghentikan motornya di tengah jalan lalu coba mengatur arus lalu lintas secara acak.

Arus kendaraan yang terkena lampu merah disuruh jalan sementara yang terkena lampu hijau dihentikan.

Aksi konyol YP ini sontak mengundang perhatian petugas pelaksana perhubungan yang tengah bertugas.

"YP lalu ditegur tapi ga terima. Ia ngeloyor pergi tapi kembali lagi dengan membawa teman-temannya," cetus Joko.

"Di situlah YP mulai mengancam petugas dengan bahasa 'kenapa lo, songong lo, gue anak joglo. Jangan macam-macam, gue matiin loh," sambungnya.

Kepala Satuan Perhubungan Kecamatan Kembangan, Danu Irawadi yang hadir dalam pengungkapan kasus ini menyatakan terima kasihnya atas kerja cepat jajaran Polsek Kembangan.

"Petugas kami sedang melaksanakan tugas rutin di lokasi kejadian. Tahu-tahu datang pelaku mengacaukan pekerjaan petugas kami," kata Danu.

"Saat ditegur malah tak terima dan balik mengancam akan menusuk dan membunuh petugas kita."

"Syukurlah jajaran Polsek Kembangan cepat menindak para pelaku. Kami ucapkan terima kasih atas kerja cepat dan perlindungan yang diberikan Polsek Kembangan kepada kami," Danu menyambung.

Di tempat yang sama, Camat Kembangan, Agus Ramdani juga mengapresiasi kerja cepat Polsek Kembangan membereskan kasus ini.

"Pengungkapan kasus ini membuktikan sinergitas Tiga Pilar di Kembangan berjalan sangat baik," Agus berujar.

"Dan kita sayangkan masih ada warga yang coba mengganggu ketertiban akibat pengaruh narkoba dan miras," pungkasnya.

Penulis: Edi Suroso
Editor: Ahmad

Penulis:

Baca Juga